Presiden Prabowo Subianto menyerahkan enam unit pesawat jet tempur Rafale secara simbolis kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Lanud Halim Perdanakusuma pada Senin (18/5/2026). Penyerahan kunci alutsista baru buatan Dassault Aviation asal Prancis tersebut dilanjutkan dengan peninjauan langsung oleh presiden.
Pengadaan ini merupakan bagian dari langkah Kementerian Pertahanan yang telah memborong total 42 jet tempur Rafale. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik iNET, kontrak pembelian untuk armada militer Indonesia ini sekarang sudah memasuki tahap ketiga untuk pemenuhan 18 unit.
Pesawat tempur canggih ini dibekali dengan mesin Snecma M88-4E serta radar Thales RBE2 AA (AESA). Dari segi dimensi, Rafale memiliki rentang sayap 10,9 meter, panjang 15,3 meter, tinggi 5,3 meter, dan mampu terbang hingga ketinggian maksimal 50 ribu kaki.
Untuk sistem keamanan dan persenjataan, jet ini menggunakan kursi pelontar Martin-Baker Mark 16F serta sistem pertahanan SPECTRA. Tergantung pada kesepakatan pembelian, Rafale dapat mengusung rudal jelajah SCALP-EG Storm Shadow, rudal darat udara AASM Hammer, hingga rudal anti kapal AM39 Exocet.
Berikut adalah rincian spesifikasi teknis lengkap dari armada jet tempur Rafale yang diterima oleh pihak TNI:
| Kategori Spesifikasi | Detail Teknis |
|---|---|
| Rentang Sayap | 10,9 meter |
| Panjang / Tinggi | 15,3 meter / 5,3 meter |
| Berat Kosong | 10 ton |
| Berat Maksimal Take Off | 24,5 ton |
| Berat Bahan Bakar | 4,7 ton |
| Daya Dorong Maksimal | 2 x 7,5 t |
| Daya Tahan | +9 G |
| Kecepatan Maksimal | 1,8 mach / 750 knot |
| Kecepatan Mendarat | Kurang dari 120 knot |
| Kebutuhan Landasan | 450 meter |
| Ketinggian Terbang Maksimal | 50 ribu kaki |