Prabowo Subianto Tunjuk Agustina Arumsari Jadi Wakil Kepala BGN

Prabowo Subianto Tunjuk Agustina Arumsari Jadi Wakil Kepala BGN

Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Penunjukan tersebut diumumkan pada Selasa malam, 2 Juni 2026, seperti dikutip dari Medcom.

Langkah ini diambil di tengah perombakan pimpinan di tubuh BGN, setelah Kepala BGN sebelumnya, Dadan Hindayana, resmi dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto. Posisi Kepala BGN kini diisi oleh Nanik S. Deyang, sedangkan Agustina menempati posisi wakil yang sebelumnya dipegang Nanik.

Dalam menjalankan tugasnya di BGN, Agustina bakal mendampingi Wakil Kepala BGN lainnya, Mayor Jenderal TNI Trenggono. Keduanya diproyeksikan untuk saling melengkapi, dengan fokus Agustina pada aspek pengawasan keuangan, sementara Trenggono menangani bidang operasional dan logistik.

Agustina merupakan birokrat karier kelahiran 9 Oktober 1970 yang menghabiskan sebagian besar perjalanan profesionalnya di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ia merintis panggung kerjanya dari posisi paling bawah sebagai Asisten Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di BPKP Provinsi Sumatera Barat.

Kariernya terus menanjak hingga menempati sejumlah posisi strategis di BPKP. Jabatan penting yang pernah diembannya meliputi Direktur Investigasi BUMN dan BUMD pada 2017, Direktur Investigasi III, Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi, hingga menjadi Wakil Kepala BPKP pada 2025.

Selama berkarier di dunia investigasi, Agustina kerap terlibat langsung dalam menghitung kerugian negara pada berbagai kasus korupsi besar. Salah satu momen yang menonjol adalah ketika ia menyerahkan hasil audit kasus tata niaga timah kepada Kejaksaan Agung pada 2024.

Latar Belakang Pendidikan dan Nilai Kekayaan

Keahlian Agustina di bidang pengawasan ditopang oleh latar belakang pendidikannya. Ia merupakan lulusan D3 dan D4 Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang masing-masing lulus pada 1992 dan 1998, kemudian melanjutkan studi Magister Hukum di Universitas Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa pengalaman panjang Agustina di bidang audit serta pengawasan keuangan negara menjadi alasan utama di balik pemilihannya. Pemerintah berkomitmen memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Berdasarkan laporan e-LHKPN KPK per 31 Desember 2023, total harta kekayaan Agustina tercatat mencapai Rp8,73 miliar. Sebagian besar aset tersebut berbentuk kas dan setara kas, serta laporan tersebut menunjukkan ia tidak memiliki utang sama sekali.

Artikel terkait

Rekomendasi