Presiden Prabowo Subianto Tinjau Infrastruktur dan Berjanji Renovasi Fasilitas Miangas

Presiden Prabowo Subianto Tinjau Infrastruktur dan Berjanji Renovasi Fasilitas Miangas

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pulau Miangas di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu (9/5/2026) guna mengecek kondisi masyarakat serta infrastruktur di wilayah terluar Indonesia tersebut. Kunjungan kerja ini dilakukan Kepala Negara usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina.

Lokasi pulau yang berjarak sekitar 48 mil dari Davao, Filipina, ini menjadi sasaran peninjauan berbagai fasilitas dasar mulai dari bandara, puskesmas, hingga sekolah sebagaimana dilansir dari Nasional. Dalam pertemuan bersama warga di SMK 2 Talaud, Prabowo mencatatkan diri sebagai presiden kedua yang menginjakkan kaki di pulau tersebut.

“Kita bersyukur, saya presiden kedua yang sudah ke Miangas, Pak Jokowi sudah sebelumnya,” kata Prabowo.

Kehadiran mantan Danjen Kopassus ini didampingi sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Panglima TNI Jenderal TBI Tandyo Budi Revita dan beberapa menteri Kabinet Merah Putih. Di sela agenda resmi, Prabowo sempat membaur dengan masyarakat untuk menari dan menyanyi bersama, bahkan memberikan instruksi khusus kepada para jenderal pendampingnya.

“Jenderal jangan mau dihormat-hormat terus, jenderal sekali-kali harus menghibur rakyat, betul,” seru Prabowo.

Fokus utama kunjungan ini berkaitan dengan pemeliharaan fasilitas publik yang telah ada, termasuk Bandara Miangas yang diresmikan satu dekade silam. Presiden menyatakan komitmennya untuk memastikan operasional bandara tetap optimal melalui perbaikan berkala.

“Pak Jokowi resmikan bandara ya, saya nanti akan perbaiki atau melihara supaya lebih bagus lagi,” ujar Prabowo.

Selain infrastruktur transportasi, sektor kesehatan menjadi perhatian serius setelah adanya laporan mengenai kondisi pusat kesehatan yang lama tidak tersentuh perbaikan. Pemerintah berencana melakukan renovasi menyeluruh terhadap fasilitas kesehatan di wilayah tersebut dalam waktu dekat.

“Menkes tadi bisik-bisik ke saya tadi, Pak sekian tahun sejak zaman Pak Harto (Presiden Ke-2 RI Soeharto) puskesmas belum pernah diperbaiki. Kita perbaiki semua puskesmas di Indonesia segera,” ucap Prabowo.

Pemerataan kualitas pendidikan juga masuk dalam skema pembangunan nasional melalui program renovasi gedung sekolah secara bertahap. Presiden menekankan bahwa akses terhadap pendidikan merupakan hak dasar warga negara yang wajib dipenuhi oleh pemerintah.

“Semua sekolah akan kita renovasi juga. Tahun ini dan 2-3 tahun ke depan semua sekolah di Indonesia akan kita renovasi,” tegas Prabowo.

Dalam aspek digital, pemerintah berencana menyalurkan perangkat ponsel pintar dan jaringan internet satelit Starlink kepada seluruh kepala keluarga di Miangas untuk mengatasi kendala geografis. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dijadwalkan akan memimpin langsung pendistribusian bantuan tersebut.

“Ada Menteri Meutya di sini, Ibu Meutya adalah Menteri Komdigi, Komunikasi dan Digital, dan beliau akan memberi ponsel. Ada Starlink dan ponsel untuk semua KK,” tegas Prabowo.

Pembangunan kesejahteraan juga diarahkan pada sektor kelautan dengan rencana pembentukan desa nelayan khusus mulai bulan depan. Prabowo menutup kegiatannya dengan mengapresiasi pengetahuan warga setempat terhadap jajaran menterinya meskipun berada di wilayah geografis yang terisolasi.

"Kok kenal semua ini, padahal pulau terluar. Wah hebat sekali rupanya ini, Komdigi hebat berarti ada TV,” ujar Prabowo.

Rencana pembangunan desa nelayan tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat pesisir di perbatasan utara Indonesia.

“Rencana beliau (Menteri KKP) akan kita bangun desa nelayan khusus kapan mulai? Tahun ini? Dari bulan depan sudah mulai ya pembangunan, awas saya akan check lagi nanti,” tegas Prabowo.

Artikel terkait

Rekomendasi