sejumlah menteri Kabinet Merah-Putih dilaporkan jatuh sakit hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat beban kerja yang tinggi demi melayani masyarakat. Fenomena tersebut diungkapkan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto saat berada di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026), dilansir dari Nasional.
"Ini menteri-menteri saya banyak masuk rumah sakit karena kerja keras," kata Prabowo Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara setelah menyadari ketidakhadiran Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria. Sedianya, Dony dijadwalkan menghadiri agenda peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah yang berlokasi di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
"Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, ada? Oh enggak hadir, dicatat," kata Prabowo.
Presiden kemudian menjelaskan mengenai intensitas pemanggilan para menteri ke hadapannya. Menurutnya, terdapat dua alasan utama mengapa jajaran anggota kabinet kerap diminta datang menghadap.
"Nanti menghadap saya, menghadap enggak dapat bonus. Jadi menghadap ada due macam, kalau prestasi menghadap, kalau ada masalah menghadap juga," kata Prabowo.
Meski Dony Oskaria absen dalam kegiatan peresmian tersebut, Prabowo menyatakan dapat memaklumi kondisi tersebut. Dirinya menyadari bahwa tanggung jawab serta beban tugas yang diemban oleh para pembantunya di pemerintahan sangat padat.
"Enggak, pasti dia sibuk, saking kerja kerasnya masuk rumah sakit dia, beberapa minggu di rumah sakit," ucapnya.