Permintaan bantuan komoditas pupuk dari berbagai negara kini tengah marak diterima oleh Indonesia akibat adanya kelebihan hasil produksi domestik. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026), dilansir dari Nasional.
"Sekarang banyak negara minta bantuan ke kita, mereka minta bantuan pupuk ke kita, karena produksi pupuk kita lebih," kata Prabowo.
Sikap hormat yang tinggi juga dirasakan oleh Presiden Indonesia tersebut dari negara-negara lain setiap kali dirinya melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.
"Saya kalau ke luar negeri sebagai presiden Indonesia saya sangat dihormati, sangat dihormati," ungkap Prabowo.
Beberapa negara yang tercatat mengajukan permohonan bantuan tersebut antara lain adalah Australia, India, Brasil, hingga Filipina.
"Kita diminta bantuan oleh Australia, kita berikan, India, Brasil, Filipina. Saudara-saudara bayangkan Indonesia sekarang bisa membantu negara-negara lebih kaya dari kita," tutur Prabowo.
Situasi ini dinilai mampu meningkatkan rasa percaya diri masyarakat, meski ia tetap mengingatkan publik agar tidak menjadi takabur.
"Ini jangan membuat kita sombong, tapi ini membuat kita lebih percaya diri," ucap Prabowo.
Melalui momentum ini, kepala negara turut mengajak seluruh komponen bangsa untuk memiliki keberanian dalam melewati segala hambatan dan permasalahan internal demi kemajuan tanah air.
"Kita berani menghadapi kesulitan. Kita harus bisa mengatasi penyelewengan di negeri kita, kalau demikian, kita akan tumbuh luar biasa," tegas Prabowo.