Prabowo Wajibkan Pelajaran Bahasa Prancis di Seluruh Sekolah

Prabowo Wajibkan Pelajaran Bahasa Prancis di Seluruh Sekolah

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh sekolah di Indonesia untuk mengajarkan bahasa Prancis di semua jenjang pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempererat hubungan bilateral, Jumat (29/5/2026).

Kebijakan strategis di bidang pendidikan tersebut diumumkan langsung oleh Kepala Negara saat menyampaikan sambutan kenegaraan di Prancis, sebagaimana dilansir dari Medcom melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Penguasaan bahasa asing ini dinilai penting oleh pemerintah demi membuka akses generasi muda ke jejaring diplomatik, akademik, serta ekonomi global di tengah kompetisi dunia kerja internasional.

"Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," kata Prabowo Subianto.

Langkah ini diambil karena Prancis dipandang sebagai negara yang memiliki pengaruh besar di berbagai organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain itu, Presiden Prabowo menyoroti dimensi geopolitik global yang penuh ketidakpastian dan ketegangan, sehingga kerja sama erat kedua negara diharapkan mampu membawa dampak positif bagi stabilitas dunia.

"Kita yakin di keadaan global yang penuh ketidakpastian, penuh ketegangan, penuh konflik, kedua negara kita bisa memainkan suatu peranan yang positif," kata Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan posisi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dalam mendukung perdamaian dunia.

"Indonesia selalu akan mendorong semua usaha untuk memelihara perdamaian," kata Prabowo Subianto.

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis sendiri telah lama terjalin erat, terutama dalam kerja sama teknologi dan sektor pertahanan melalui pasokan alat utama sistem persenjataan (alutsista) seperti jet tempur Rafale.

Artikel terkait

Rekomendasi