Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih

Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi sebanyak 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah Indonesia pada Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian massal tersebut dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, sebagaimana dilansir dari Nasional.

Jumlah koperasi yang dioperasikan ini mengalami perubahan dari rencana awal pemerintah yang menargetkan sekitar 1.300 unit. Kendala penyelesaian pembangunan pada ratusan unit koperasi menjadi penyebab dilakukannya penyesuaian angka final tersebut.

“Hari ini kita resmikan operasionalisasi 1.061 koperasi. Angka 1.061 saya akan jelaskan sedikit. Jadi tadinya mau diresmikan 1.300 ya, 1.300 sekian. Tetapi sepertinya ada yang buru-buru, ada yang cari itu dan akhirnya saya bilang cukup 1.000 saja,” kata Prabowo saat berpidato dalam peresmian operasional 1.061 Kopdes Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur.

Presiden kemudian menceritakan usulan dari Direktur Utama Agrinas Palma yang menyarankan angka spesifik 1.061 karena berkaitan dengan angka kesukaan kepala negara.

“Ya, kemudian Ketua Dirut Agrinas Palma ingat bahwa saya ini suka angka 8. Jadi kalau begitu Pak, enggak usah 1.300, 1.061 saja Pak. Jadi kalau 1 sama 6 itu 7, 7 sama 1, 8,” ungkap Prabowo.

Kecenderungan mencocokkan angka tersebut dinilai sebagai hal yang lumrah dilakukan masyarakat lokal untuk sekadar membangun optimisme kerja.

“Jadi ini orang Indonesia suka apa? Gatuk-gatuk ya, cari-cari. Tapi itu hanya semacam untuk kita semangat saja,” lanjutnya.

Kepala Negara menekankan aspek terpenting terletak pada aspek akselerasi realisasi program oleh pemerintah dari tahap konsep hingga tahap implementasi.

“Intinya adalah bahwa kita mendirikan mulai dari konsep sampai terwujud kurang dari 1 tahun,” kata dia.

Pelaksanaan peluncuran program berskala nasional ini dipandang sebagai momentum yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah tata kelola pemerintahan domestik.

“Hari ini adalah hari yang penting, adalah tonggak bersejarah. Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, kalau kita cari ada suatu negara, suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi 1.000 lebih koperasi,” jelas Prabowo.

Seluruh unit koperasi yang beroperasi dilaporkan telah dilengkapi dengan infrastruktur fisik, manajemen logistik, serta armada kendaraan guna mendukung distribusi.

“Ya, secara fisik gedungnya ada, ya, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada. Ada truk, ada pickup, ada kendaraan roda tiga. Saya kira hari ini cukup penting,” tutur dia.

Sebelum meresmikan proyek, Presiden meninjau langsung gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Nganjuk bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Saat memeriksa ketersediaan komoditas pangan, Kepala Negara sempat mempertanyakan potensi kompetisi usaha dengan jaringan ritel modern.

“Nanti enggak dianggap bersaing dengan Alfamart,” ujar Prabowo.

Rombongan kepresidenan menyudahi rangkaian kegiatan dengan memeriksa fasilitas gudang penyimpanan logistik serta armada kendaraan operasional pendukung pelayanan.

Artikel terkait

Rekomendasi