PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara resmi melakukan perubahan nama pada layanan kereta api unggulan rute Surabaya-Jakarta (PP) dari KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek yang mulai diberlakukan pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Dilansir dari Suara, langkah ini diambil sebagai bentuk penyegaran identitas sekaligus komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi para penumpang yang menggunakan jalur utara Jawa tersebut.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa penyesuaian nama ini tidak akan menghilangkan nilai historis yang sudah dibangun selama puluhan tahun beroperasi sejak September 1997.
"Sebuah penyederhanaan dari nama Argo Bromo Anggrek bukan meninggalkan sejarah, tetapi mematangkan warisan yang sudah lama melekat dalam perjalanan masyarakat Indonesia," terang akun Instagram resmi @kai121_.
Perubahan citra ini juga ditujukan untuk menekankan semangat baru dalam aspek keselamatan dan kenyamanan perjalanan setelah adanya sorotan terkait insiden di Stasiun Bekasi Timur beberapa waktu lalu.
"Dengan rute andalan yang menghubungkan kota-kota penting, KA Anggrek siap menemani perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan berkesan," imbuhnya.
Terkait operasional teknis, PT KAI menjamin bahwa seluruh tiket yang sudah dipesan oleh calon penumpang sebelum perubahan nama tetap dapat digunakan sebagaimana mestinya.
"Setiap penumpang yang telah memiliki tiket KA Argo Bromo Anggrek, tiket tetap dapat dipergunakan pada KA Anggrek sesuai dengan jadwal dan kelas pelayanan yang dipilih," tulis KAI.
Layanan kereta ini tetap mempertahankan fasilitas eksekutif berbahan baja nirkarat dan dua gerbong Luxury yang telah menjadi standar pelayanan sejak Maret 2024.