PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi mengubah nama layanan kereta eksekutif unggulannya, Argo Bromo Anggrek, menjadi KA Anggrek mulai Sabtu, 9 Mei 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penyegaran identitas visual dan penyederhanaan nama merek perusahaan.
Perubahan nama resmi tersebut diluncurkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengenali produk layanan KAI, seperti yang dilansir dari Caritahu. Manajemen perusahaan tetap mempertahankan unsur nama "Anggrek" karena dinilai memiliki nilai historis yang kuat setelah beroperasi selama hampir tiga dekade sejak tahun 1997.
Meskipun mengalami efisiensi nama dengan menghapus unsur "Argo Bromo", PT KAI menegaskan kebijakan ini murni bersifat administratif. Perusahaan memastikan tidak ada perubahan pada sisi operasional, jadwal perjalanan, tarif, maupun kualitas pelayanan inti bagi para penumpang.
Layanan KA Anggrek tetap melayani rute Stasiun Gambir menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi pulang-pergi. Selain itu, seluruh tiket kereta kelas eksekutif ini yang sudah dibeli oleh masyarakat sebelum tanggal pemberlakuan perubahan nama dinyatakan tetap sah.
Rebranding ini menjadi bagian dari transformasi menyeluruh PT KAI dalam beberapa tahun terakhir yang mencakup modernisasi rangkaian kereta dan peningkatan layanan digital melalui aplikasi. Penghapusan nama Argo Bromo menjadi KA Anggrek mencatatkan momentum sejarah tersendiri setelah nama legendaris tersebut digunakan selama hampir 30 tahun di jalur utara Pulau Jawa.