Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PANRB) Purwadi Arianto meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (12/5/2026), guna memantau penyediaan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kunjungan ini bertujuan melihat langsung efektivitas Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden di bidang pendidikan, sebagaimana dilansir dari Nasional. Purwadi menilai kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam membentuk generasi berdaya saing tinggi di wilayah tersebut.
Wamen PANRB menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan pengelola sekolah. Kerja sama ini dianggap krusial untuk menjamin keberlanjutan program pendidikan yang inklusif.
"Kami mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemerintah Kota (Pemkot), tenaga pendidik, hingga pengelola sekolah yang bersama-sama mendukung penyelenggaraan program ini," ujar Purwadi, Wamen PANRB.
Peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan menjadi fokus utama pemerintah pusat dalam mengintervensi wilayah NTT. Pola sekolah berasrama dipilih untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dini.
"Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran berasrama seperti ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan kepercayaan diri sejak dini," kata Purwadi, Wamen PANRB.
Lingkungan sekolah diharapkan tetap kondusif agar siswa dapat fokus mengejar prestasi. Purwadi berharap SRMP 19 Kupang terus menyediakan atmosfer belajar yang mendukung bagi seluruh peserta didik.
"Pada akhirnya, ukuran keberhasilan program ini bukan hanya jumlah sekolah yang dibangun, tetapi seberapa besar harapan dan masa depan yang dapat dibuka bagi anak-anak Indonesia," ucap Purwadi, Wamen PANRB.
Kepala SRMP 19 Kupang, Felipina Agustina Kale, memberikan respons positif atas kehadiran Wamen PANRB. Ia menyatakan bahwa skema pendidikan gratis dari Presiden Prabowo Subianto sangat membantu warga ekonomi lemah.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan program sekolah rakyat. Merupakan satu program yang sangat luar biasa," katanya Felipina Agustina Kale, Kepala SRMP 19 Kupang.
Keberadaan sekolah ini menjadi solusi nyata bagi anak-anak yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses dalam menempuh jenjang pendidikan formal. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus mengawal jalannya program tersebut.
"Semoga program ini terus berjalan dan kita dapat bersama-sama mengawal (pelaksanaan) program ini agar berjalan lancar," ucap Felipina Agustina Kale, Kepala SRMP 19 Kupang.