Rasulullah SAW Sampaikan Pesan Kemanusiaan dalam Khutbah Wada

Rasulullah SAW Sampaikan Pesan Kemanusiaan dalam Khutbah Wada

Peristiwa bersejarah terjadi di Padang Arafah pada tahun ke-10 Hijriah ketika Rasulullah SAW menyampaikan Khutbah Wada. Momen ini menjadi khutbah pertama sekaligus terakhir beliau di hadapan puluhan ribu umat Islam saat menunaikan ibadah haji, seperti dikutip dari Cahaya.

Dalam khutbah tersebut, Nabi Muhammad SAW merangkum berbagai nilai utama ajaran Islam. Pesan yang disampaikan mencakup aspek persaudaraan, keadilan, hak-hak perempuan, penghapusan riba, hingga kesetaraan umat manusia.

Pelaksanaan Haji Wada dipenuhi suasana emosional yang mendalam bagi para sahabat. Berdasarkan catatan Ahmad Rofi’ Usmani dalam bukunya, Rasulullah SAW berangkat dari Madinah menuju Makkah bersama ribuan kaum Muslimin.

Setelah bermalam di Mina untuk melaksanakan rangkaian shalat lima waktu, Nabi Muhammad SAW melanjutkan perjalanan menuju Padang Arafah. Ibnu Hisyam dalam buku Sirah Nabawiyah menyebutkan bahwa jumlah jamaah yang hadir saat itu diperkirakan mencapai lebih dari 100.000 orang.

Ketika matahari mulai tergelincir pada 9 Dzulhijjah, Rasulullah SAW menyampaikan khutbah dari atas untanya. KH Moenawar Chalil menjelaskan bahwa Rabi’ah bin Umayyah diminta untuk mengulangi kalimat beliau dengan lantang agar terdengar oleh seluruh jamaah.

Suasana haru semakin memuncak ketika Rasulullah SAW memberikan isyarat bahwa itu mungkin pertemuan terakhirnya dengan umat.

“Barangkali aku tidak akan bertemu lagi dengan kalian setelah tahun ini.”

Perlindungan Hak Manusia dan Penghapusan Riba

Aspek penting yang ditekankan dalam khutbah tersebut adalah kesucian darah, harta, dan kehormatan setiap Muslim. Islam melarang keras segala bentuk kezaliman, kekerasan, maupun perampasan hak milik orang lain.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya darahmu dan hartamu haram atas kalian sebagaimana sucinya hari ini, bulan ini, dan negeri ini.”

Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menilai penegasan ini sebagai fondasi utama perlindungan hak hidup dalam Islam. Selain hak hidup, penataan sistem ekonomi juga menjadi perhatian besar melalui penghapusan seluruh praktik riba jahiliah.

Sebagai langkah nyata, Nabi Muhammad SAW memulai penghapusan riba dari keluarganya sendiri, yaitu milik Abbas bin Abdul Muthalib. Dr Yusuf Al-Qaradawi menyebut kebijakan ini sebagai dasar keadilan ekonomi untuk mencegah ketimpangan sosial.

Kesetaraan Ras dan Wasiat Hak Perempuan

Rasulullah SAW juga mendeklarasikan prinsip kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT. Pada masa ketika fanatisme kesukuan masih sangat kuat, pesan ini menjadi sebuah prinsip yang mendobrak sekat-sekat diskriminasi.

Beliau menegaskan hal tersebut melalui sabdanya.

“Wahai manusia, Tuhan kalian satu dan ayah kalian satu. Kalian semua berasal dari Adam dan Adam berasal dari tanah.”

Nabi Muhammad SAW juga menambahkan pernyataan mengenai tolak ukur kemuliaan seorang manusia.

“Tidak ada kelebihan orang Arab atas non-Arab kecuali karena ketakwaannya.”

Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri dalam Ar-Rahiq Al-Makhtum menulis bahwa Islam menghapus diskriminasi berdasarkan warna kulit maupun keturunan. Di samping itu, perlindungan terhadap kaum perempuan turut menjadi poin utama.

Nabi mengingatkan bahwa perempuan adalah amanah dari Allah SWT yang harus diperlakukan dengan baik. Syaikh Ahmad Jad menyatakan bahwa khutbah ini mengangkat martabat perempuan dalam bingkai kasih sayang dan tanggung jawab.

Pedoman Hidup Umat Islam

Sebelum mengakhiri khutbahnya, Rasulullah SAW meninggalkan dua perkara utama sebagai kompas kehidupan agar umat Islam tidak tersesat.

“Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara. Jika kalian berpegang teguh kepada keduanya, kalian tidak akan sesat selamanya, yaitu Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya.”

Imam An-Nawawi dalam buku Al-Adzkar menerangkan bahwa sunnah berfungsi sebagai penjelas praktis dari ajaran Al-Qur'an. Beberapa bulan setelah peristiwa di Padang Arafah tersebut, Rasulullah SAW wafat di Madinah, menjadikan khutbah wada sebagai warisan spiritual yang abadi.

Artikel terkait

Rekomendasi