Seorang wisatawan remaja berusia 16 tahun meninggal dunia setelah terjatuh dari wahana ayunan ekstrem di taman petualangan dekat Kota Huaying, Sichuan, China, pada Minggu (3/5/2026). Insiden maut tersebut terjadi saat kawasan wisata sedang ramai dikunjungi selama masa libur panjang Golden Week.
Kecelakaan ini dilaporkan terjadi akibat kegagalan fungsi alat pengaman meski korban sempat memberikan peringatan sebelum wahana dioperasikan. Sebagaimana dilansir dari Detik Travel, korban sempat menyampaikan kepada petugas bahwa tali pengaman yang terpasang di tubuhnya belum terkunci dengan sempurna.
Tayangan video yang beredar luas di media sosial Weibo memperlihatkan momen saat korban telah mengenakan harness dan terhubung dengan tali pengaman. Korban kemudian diangkat menggunakan kabel mekanis menuju tepi platform sebelum akhirnya terlepas dan terjatuh ke area jurang di bawahnya.
Berdasarkan laporan media lokal yang dikutip melalui Global Times, korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, remaja tersebut dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan tersebut.
Pihak pengelola wahana ayunan bungee dilaporkan telah mengambil langkah proaktif dengan menghubungi keluarga korban. Penanganan dan pendampingan terhadap keluarga sedang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas tragedi di lokasi wisata tersebut.
Manajemen taman wisata segera mengambil tindakan tegas dengan menghentikan seluruh operasional wahana secara sementara. Penutupan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 10 Mei 2026 guna memfasilitasi pemeriksaan keselamatan lebih lanjut oleh pihak berwenang.