Universitas Indonesia Renovasi Gedung Perpustakaan Usai Video Kerusakan Viral

Universitas Indonesia Renovasi Gedung Perpustakaan Usai Video Kerusakan Viral

Universitas Indonesia (UI) melaksanakan proyek rehabilitasi menyeluruh terhadap Gedung Perpustakaan Pusat di Depok setelah fasilitas tersebut dilaporkan mengalami kerusakan serius. Upaya perbaikan ini dikonfirmasi oleh pihak universitas pada Kamis (7/5/2026) menyusul beredarnya video kondisi gedung yang dinilai tidak terawat di media sosial.

Kondisi bangunan yang memprihatinkan tersebut terekam dalam unggahan akun Instagram @jabodetabek24info yang menunjukkan adanya genangan air dan lantai berlumut di dalam ruangan. Berdasarkan laporan dari Megapolitan, video berdurasi 18 detik itu juga memperlihatkan penggunaan ember untuk menadah kebocoran atap serta dinding yang rusak hingga menampakkan rangka besi berkarat.

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian membenarkan bahwa kerusakan yang viral tersebut terjadi di area lingkungan perpustakaan kampus. Pihaknya menyatakan telah menyadari keluhan mengenai permukaan dinding yang rusak serta area yang kusam akibat kelembapan tinggi.

"Benar bahwa area yang terekam dalam video tersebut berada di lingkungan Gedung Perpustakaan UI. Kami menyadari kondisi yang dikeluhkan oleh warganet, seperti adanya area yang berlumut atau kerusakan pada permukaan dinding," ujar Erwin Agustian, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI.

Pihak manajemen kampus menegaskan bahwa langkah perbaikan sebenarnya telah dilakukan sebelum rekaman kondisi gedung tersebut menjadi sorotan publik. Proyek yang dinamakan Design & Build Rehabilitasi Gedung Perpustakaan UI ini disebut telah berjalan sejak awal tahun sebagai bentuk pemeliharaan infrastruktur pendidikan.

"UI telah memulai tahapan proyek komprehensif bernama Design & Build Rehabilitasi Gedung Perpustakaan UI sejak akhir Januari 2026 lalu," ujar Erwin Agustian, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI.

Proses renovasi ini ditargetkan tuntas dalam waktu 270 hari dengan fokus utama memperbaiki sumber kebocoran pada struktur atap tower, taman atap (roof garden), hingga bagian skylight. Selain perbaikan internal, UI mengganti material luar gedung menggunakan Aluminium Composite Panel (ACP) guna meningkatkan ketahanan bangunan terhadap perubahan cuaca ekstrem.

"Kami sangat mengapresiasi masukan dari sivitas akademika dan masyarakat. Kami juga memohon pengertian dan kesabarannya selama proses perbaikan fisik yang komprehensif ini berjalan, demi terwujudnya kembali fasilitas belajar yang aman dan nyaman sesuai standar UI," kata Erwin Agustian, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI.

Artikel terkait

Rekomendasi