Pemerintah Rusia melalui Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam keras tindakan intimidasi dan tekanan Amerika Serikat terhadap para pemimpin negara lain, menyusul ketegangan baru yang melibatkan embargo ekonomi serta mobilisasi militer Washington di kawasan Laut Karibia.
Kecaman tersebut disampaikan setelah Komando Selatan Amerika Serikat mengumumkan kedatangan kelompok tempur yang dipimpin kapal induk USS Nimitz, lengkap dengan kapal perusak dan pesawat tempur di Laut Karibia.
«Creemos que tales métodos, que rozan la violencia, no deben utilizarse bajo ninguna circunstancia contra líderes, ni actuales ni anteriores. De hecho, no es la primera vez que vemos algo así. No aprobamos nada de esto», kata Peskov kepada wartawan.
Peskov kemudian menyoroti kebijakan blokade ekonomi jangka panjang yang diterapkan Amerika Serikat terhadap Kuba yang dinilai memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat setempat.
«El bloqueo de la isla es, en sí mismo, de carácter sin precedentes, y también son de carácter sin precedentes las catastróficas consecuencias humanitarias que este bloqueo tiene para la gente común de la isla», jelas Peskov.
Moskow menganggap pengerahan kekuatan militer oleh Amerika Serikat ke wilayah Karibia sebagai bentuk unjuk kekuatan yang tidak perlu.
«juego de músculos» sebut Peskov terkait keputusan Washington mengirimkan kelompok kapal induk tersebut.
Langkah militer Amerika Serikat ini diprediksi akan semakin memperburuk situasi kemanusiaan warga Kuba, yang sebelumnya sudah tertekan oleh kebijakan ekonomi agresif dari Washington.
Tekanan ekonomi tersebut semakin memuncak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada 29 Januari yang mengesahkan tarif impor bagi negara-negara pemasok minyak ke Kuba, serta menetapkan status darurat nasional atas klaim ancaman keamanan.
Kebijakan tersebut memperparah krisis bahan bakar di Kuba yang berdampak langsung pada kelumpuhan sektor pembangkit listrik, transportasi, produksi pangan, layanan kesehatan, hingga sistem pendidikan di negara pulau tersebut.