Wakil Ketua DPR RI sekaligus anggota Tim Pengawas Haji DPR Saan Mustopa mengimbau jemaah haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, untuk mengedepankan solidaritas dan menjaga ketertiban bersama selama di pemondokan pada Jumat lalu.
Sikap saling memahami sangat krusial mengingat banyak jemaah yang berusia lanjut dan dalam kondisi sakit, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Saan menyampaikan pesan tersebut setelah menerima keluhan mengenai asap rokok jemaah yang memicu alarm hotel berdering sehingga mengejutkan lansia dan penderita penyakit jantung.
"Nah, ketika alarm hotel bunyi kan kaget kan? 'Ada apa nih?' Nah, akhirnya jemaah yang punya penyakit jantung, yang lansia kadang kaget, bisa-bisa jantungnya kumat. Makanya saling menjaga ketertiban di antara kita itu penting," ujar Wakil Ketua DPR Saan Mustopa.
Saan menyarankan agar jemaah tidak merokok di dalam pemondokan, melainkan di luar gedung hotel demi ketenangan bersama. Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga stamina menjelang pergeseran ke Padang Arafah pada Senin ini karena cuaca ekstrem yang berkisar 45 hingga 46 derajat celsius.
"Lebih panas dibandingkan dengan di Karawang. Apalagi di daerah saya (Karawang) kan dekat pantai, pinggir sawah, panas tapi tidak sepanas yang di sini kan gitu. Tapi ini juga bagian dari ujian kita dalam menjalankan ibadah. Di tengah suasana yang terik, ibadah kita tetap fokus," tandas Saan Mustopa.
Di sisi lain, Saan mengapresiasi pelayanan ibadah haji tahun ini oleh Kementerian Haji dan Umrah yang dinilai lebih baik daripada tahun lalu. Menurut Wakil Ketua Partai NasDem ini, perbaikan fasilitas menjadi kunci kekhusyukan ibadah.
Ia membandingkan kendala kartu Nusuk pada tahun 2025 yang sempat memicu kepanikan jemaah karena takut dianggap ilegal oleh Asykar. Namun pada musim haji 2026 atau 1447 Hijriyah, kartu tersebut sudah dibagikan di Indonesia sebelum keberangkatan.
"Nah, sekarang Alhamdulillah menjadi lebih baik. Tapi tentu terkait dengan persiapan dan kesiapan ini terus kita perbaiki supaya tadi menjadi lebih sempurna," pungkas Saan Mustopa.