Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memberikan konfirmasi mengenai kabar dirinya yang akan segera bergabung dalam jajaran kabinet pemerintahan pada Minggu (7/6/2026).
Kabar mengenai masuknya tokoh buruh tersebut ke lingkaran pemerintahan kini tengah hangat dibicarakan. Pihak Istana disebut telah menjalin komunikasi langsung dengan dirinya mengenai posisi tersebut, seperti dilansir dari Detik Finance.
"Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden ya," ujar Said Iqbal.
Pernyataan singkat tersebut disampaikan untuk menanggapi pertanyaan mengenai kebenaran rencana pelantikannya. Dirinya membenarkan adanya komunikasi formal yang telah terjalin dengan pihak Istana kepresidenan.
"Iya," ujar Said Iqbal.
Meskipun posisi spesifiknya belum diumumkan secara mendetail, ia memberikan petunjuk kuat mengenai sektor yang akan ia pimpin nantinya. Jabatan baru tersebut dipastikan tidak akan jauh dari bidang yang selama ini ia perjuangkan selaku aktivis buruh.
"Kemungkinan sekitar isu ketenagakerjaan," ujar Said Iqbal.
Rencana penunjukan ini sejalan dengan langkah pemerintah yang sedang menggodok restrukturisasi jajaran menteri. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa keterlibatan Said Iqbal dalam jajaran pemerintahan sedang berada dalam tahap pembahasan intensif.
Menurut Prasetyo Hadi, penempatan tersebut disesuaikan dengan rekam jejak Said Iqbal yang konsisten membela hak-hak pekerja. Langkah ini diambil agar kebijakan bidang terkait dipimpin oleh figur yang memahami kondisi riil di lapangan.
"Sedang kita diskusikan. Kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini, dengan buruh, tenaga kerja," ujar Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.