Mengenal Sejarah Hari Pendidikan Internasional dan HUT Pemalang 24 Januari

Mengenal Sejarah Hari Pendidikan Internasional dan HUT Pemalang 24 Januari

Tanggal 24 Januari menjadi momen penting yang diperingati secara global maupun lokal melalui berbagai peringatan bersejarah. Dilansir dari Caritahu, hari ini menyoroti peran strategis sektor pendidikan, sejarah berdirinya daerah, hingga kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan.

Setiap peringatan pada tanggal tersebut mencerminkan komitmen terhadap kemajuan manusia dan pelestarian nilai sejarah. Masyarakat dunia diingatkan akan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian bumi melalui aksi nyata yang berkelanjutan.

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 24 Januari sebagai Hari Pendidikan Internasional melalui resolusi pada Desember 2018. Peringatan ini pertama kali dirayakan secara resmi pada tahun 2019 untuk menegaskan pendidikan sebagai hak asasi manusia yang fundamental.

PBB memandang pendidikan sebagai fondasi utama bagi terciptanya perdamaian dunia dan stabilitas sosial. Selain itu, sektor ini menjadi pendorong utama dalam upaya pengentasan kemiskinan serta pembangunan berkelanjutan di berbagai negara.

UNESCO sebagai badan pelaksana utama menekankan bahwa pendidikan merupakan barang publik dan tanggung jawab kolektif. Hal ini menjadi krusial mengingat masih ada sekitar 250 juta anak dan remaja yang putus sekolah di seluruh dunia.

Pada tahun 2026, peringatan ini mengusung tema "The power of youth in co-creating education". Fokus utamanya adalah mendorong keterlibatan generasi muda sebagai agen perubahan untuk membangun sistem pendidikan yang inklusif.

Di Indonesia, Kementerian Pendidikan dan berbagai lembaga terkait biasanya mengadakan diskusi atau program penguatan akses belajar. Agenda ini selaras dengan target pembangunan berkelanjutan (SDG 4) mengenai pendidikan berkualitas bagi semua lapisan masyarakat.

Hari Jadi Kabupaten Pemalang

Masyarakat di Jawa Tengah memperingati 24 Januari sebagai Hari Jadi Kabupaten Pemalang. Penetapan ini didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 9 Tahun 1996 yang merujuk pada peristiwa sejarah di tahun 1575 Masehi.

Tanggal tersebut dipilih berdasarkan hasil diskusi panjang antara pakar sejarah, tokoh masyarakat, serta budayawan setempat. Secara tradisional, momen ini bertepatan dengan Kamis Kliwon, 1 Syawal 1496 Je atau 982 Hijriah.

Penetapan ini menyertakan Surya Sengkala "Lunguding Sabdo Wangsiting Gusti" yang melambangkan kearifan dan pesan Tuhan. Selain itu, terdapat Candra Sengkala "Tawakal Ambuko Wahananing Manunggal" yang bermakna persatuan dan ketawakalan warga.

Nama Pemalang sendiri diyakini berasal dari kata "Pemalongan", yang merujuk pada wilayah yang dahulu dikuasai oleh Raden Joko Malang. Perayaan biasanya diisi dengan upacara resmi, festival budaya, hingga pementasan seni tradisional seperti wayang.

Momen HUT ini menjadi ajang bagi pemerintah daerah dan warga untuk merefleksikan pencapaian pembangunan. Fokus perayaan juga diarahkan pada pelestarian warisan budaya lokal, termasuk promosi batik khas Pemalang ke kancah yang lebih luas.

Hari Daur Ulang Ponsel Internasional

Dunia juga memperingati International Mobile Phone Recycling Day setiap 24 Januari. Inisiatif yang dimulai oleh Jane Goodall Institute pada 2015 ini bertujuan menekan angka limbah elektronik atau e-waste yang berbahaya bagi kesehatan.

Kampanye ini menyoroti dampak negatif dari konsumerisme perangkat pintar terhadap ekosistem global. Penambangan mineral langka seperti coltan di wilayah Afrika sering kali mengancam habitat primata lindung seperti gorila dan simpanse.

Melalui aksi daur ulang, bahan berharga seperti emas, perak, dan logam tanah jarang dapat dipulihkan kembali. Langkah ini secara efektif mengurangi kebutuhan akan pembukaan tambang baru yang merusak lingkungan.

Peringatan ini mengajak setiap individu untuk menyerahkan ponsel lama mereka ke pusat pengelolaan limbah resmi. Di Indonesia, kesadaran ini semakin penting seiring tingginya penggunaan gadget namun masih minimnya fasilitas daur ulang yang terstandarisasi.

Artikel terkait

Rekomendasi