Tanggal 11 Maret menyimpan berbagai peringatan penting yang sarat makna sejarah, baik dalam skala nasional di Indonesia maupun secara internasional. Beragam peristiwa yang terjadi pada tanggal ini mencakup perjalanan politik, perkembangan sosial, hingga isu kesehatan global, seperti dikutip dari Caritahu.
Masyarakat Indonesia mengenal tanggal 11 Maret sebagai momen terjadinya peristiwa bersejarah Surat Perintah Sebelas Maret atau Supersemar pada tahun 1966. Sementara itu, pada tingkat global terdapat peringatan World Plumbing Day yang memfokuskan perhatian pada pentingnya sistem air bersih.
Berbagai latar belakang melandasi penetapan hari penting ini demi meningkatkan kesadaran publik serta memahami aspek yang memengaruhi kehidupan dunia.
1. Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)
Surat Perintah Sebelas Maret menjadi salah satu tonggak sejarah besar bagi perjalanan politik di Indonesia. Peristiwa ini bermula pada 11 Maret 1966 ketika Presiden Soekarno menandatangani surat perintah khusus.
Surat tersebut memberikan wewenang penuh kepada Soeharto untuk mengambil segala tindakan yang diperlukan demi memulihkan keamanan dan ketertiban negara. Momentum ini menjadi jalan bagi peralihan kekuasaan serta menandai awal munculnya era Orde Baru.
2. World Plumbing Day (Hari Perpipaan Sedunia)
Masyarakat global memperingati tanggal 11 Maret sebagai World Plumbing Day atau Hari Perpipaan Sedunia. Hari khusus ini diinisiasi oleh World Plumbing Council.
Tujuan utamanya adalah membangun kesadaran masyarakat mengenai vitalnya peran sistem perpipaan yang baik dalam keseharian. Infrastruktur sanitasi dan saluran air yang layak berkontribusi besar dalam menjaga kesehatan publik serta menangkal penularan penyakit.
3. Johnny Appleseed Day di Amerika Serikat
Peringatan unik juga berlangsung di Amerika Serikat dengan sebutan Johnny Appleseed Day setiap tanggal 11 Maret. Hari ini berkaitan erat dengan tokoh legenda setempat bernama John Chapman.
John Chapman tersohor karena mendedikasikan hidupnya untuk menyebarkan biji apel dan mendirikan kebun-kebun apel di berbagai wilayah Amerika pada abad ke-18 hingga ke-19. Masyarakat mengenang aktivitas tersebut sebagai kontribusi nyata bagi dunia pertanian dan pelestarian lingkungan.