Kementerian Kebudayaan memberangkatkan 14 seniman terpilih untuk mewakili Indonesia dalam pameran seni rupa internasional Venice Biennale 2026 di Italia. Pengumuman ini disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon setelah membuka acara Art Jakarta Gardens 2026 di Jakarta pada Selasa, 5 Mei 2026.
Sebagaimana dilansir dari Lifestyle, partisipasi belasan perupa ini menandai kembalinya eksistensi seni rupa Tanah Air di panggung global setelah sempat absen beberapa tahun. Ajang bergengsi yang telah berdiri sejak 1895 tersebut akan berlangsung mulai 9 Mei hingga 22 November 2026.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa pemilihan 14 nama tersebut didasarkan pada proses kurasi yang melibatkan perpaduan antara tokoh senior dan talenta muda. Daftar perupa yang terlibat mencakup nama besar hingga perwakilan daerah dari Aceh hingga Papua.
"Yang paling senior itu Pak Agus Wage, dan juga ada seniman-seniman lainnya, termasuk dari daerah Aceh, Sumatera Utara, dan Papua," kata Fadli Zon, Menteri Kebudayaan.
Daftar lengkap seniman tersebut meliputi Agus Suwage, Syahrizal Pahlevi, Nurdian Ichsan, R.E Hartanto, Theresia Agustina Sitompul (Terre), Mariam Sofrina, Rusyan Yasin, Aniel Karoba, Valerio Vidigal Oki, Annisa Aqila, Eva Rosyadiatul Wardah, Muhammad Boy Farhan, Muhammad Alfariz, dan Rahmad Putra.
Pemerintah menerapkan skema berbeda dalam pameran kali ini, di mana para peserta tidak membawa karya fisik dari Indonesia. Sebagai gantinya, mereka menempati sebuah sekolah grafis tua di Venice untuk menjalani program residensi selama dua bulan guna menciptakan karya langsung di lokasi.
"Mudah-mudahan karya-karya mereka mendapat respons dan apresiasi. Karya-karya ini dibuat di sana melalui konsep residensi," tutur Fadli Zon, Menteri Kebudayaan.
Fadli Zon juga menyatakan komitmennya untuk hadir langsung dalam seremoni pembukaan Paviliun Indonesia di Italia nanti. Keikutsertaan ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi perupa nasional untuk lebih aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang biennale internasional di masa mendatang.