Rangkaian serangan udara militer Rusia yang menyasar beberapa wilayah di Ukraina menewaskan sedikitnya empat orang warga sipil dan melukai belasan lainnya pada Rabu dan Kamis, 20-21 Mei 2026.
Gelombang serangan drone dan artileri tersebut menghantam kawasan pemukiman serta infrastruktur logistik di Dnipro, Chernihiv, Kharkiv, Sumy, dan Odesa.
Kepala Administrasi Militer Regional Dnipro, Oleksandr Ganzha melaporkan bahwa dua orang tewas dan enam lainnya mengalami luka-luka akibat serangan malam hari di wilayahnya.
"Two people were killed and six were injured in the Russian night attack against Dnipro," announced Oleksandr Ganzha, Kepala Administrasi Militer Regional Dnipro.
Lima dari korban luka tersebut harus dilarikan ke rumah sakit dengan tiga di antaranya berada dalam kondisi yang sangat serius.
Di wilayah utara, Layanan Darurat Negara Ukraina melaporkan insiden terpisah di distrik Novhorod-Siverskyi, Provinsi Chernihiv, yang mengakibatkan satu korban jiwa.
“Región de Chernihiv: como resultado del ataque de un vehículo aéreo no tripulado (UAV) ruso en el distrito de Novhorod-Siverskyi, una persona ha muerto y otras dos han resultado heridas”, confirmed Layanan Darurat Negara Ukraina.
Hantaman drone di Chernihiv juga memicu kebakaran besar di fasilitas perusahaan pertanian yang menghanguskan gudang pasokan dan sebuah kendaraan.
Sementara itu, Gubernur Regional Kharkiv, Oleh Syniehubov mengonfirmasi serangan drone terpisah yang menyasar sebuah truk dan menewaskan pengemudinya.
«Los ocupantes golpearon un camión en el distrito de Kharkiv. Como resultado del impacto del UAV enemigo, una persona ha fallecido», declared Oleh Syniehubov, Gubernur Regional Kharkiv.
Oleh Syniehubov menambahkan, serangan lain di distrik Novobavarski menyebabkan seorang remaja perempuan berusia 16 tahun mengalami reaksi stres akut.
Tekanan terhadap infrastruktur logistik di Kharkiv juga meningkat setelah depo nomor 6 milik operator pos Nova Poshta dihantam drone sebanyak tiga kali hingga membakar area seluas 120 meter persegi.
Kondisi serupa terjadi di wilayah Sumy, di mana serangan drone Rusia menyasar area pemukiman di komunitas Konotop dan Shostka.
Kepala Administrasi Wilayah Sumy, Oleg Grigorov mengonfirmasi adanya enam korban luka-luka akibat pemboman di wilayah perbatasan tersebut.
Layanan darurat juga melaporkan kerusakan serupa pada sektor perumahan, fasilitas penyimpanan, dan infrastruktur kritis di wilayah Odesa.
Di pihak lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menginterseptasi dan menghancurkan 273 pesawat tanpa awak milik Ukraina pada malam yang sama.
Wali Kota Moskow, Serguei Sobianin menyatakan bahwa salah satu drone yang mengarah ke ibu kota Rusia berhasil dilumpuhkan oleh pasukan pertahanan udara.