Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idul Adha 1447 H Hari Ini

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idul Adha 1447 H Hari Ini

Kementerian Agama menggelar sidang isbat penetapan 1 Zulhijah 1447 H dan Hari Raya Idul Adha 1447 H di Auditorium HM. Rasjidi Kementerian Agama, Jakarta Pusat, pada Minggu, 17 Mei 2026. Penentuan awal bulan tersebut dilaksanakan melalui tiga tahapan sesi utama yang hasilnya akan diumumkan secara langsung menjelang salat Isya.

Proses penentuan awal Zulhijah oleh pemerintah menerapkan penggabungan metode hisab dan rukyat, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Langkah ini dijalankan sesuai amanat Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 2 Tahun 2004 mengenai Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar data hisab dari sudut pandang pakar dan organisasi masyarakat Islam pada pukul 16.30 WIB yang terbuka untuk publik. Selanjutnya, sidang utama yang bersifat tertutup dilangsungkan mulai pukul 18.00 WIB dengan melibatkan berbagai unsur kenegaraan serta keagamaan.

Pihak yang terlibat dalam sidang tertutup meliputi duta besar negara sahabat, DPR RI, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Selain itu, hadir pula perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional, Majelis Ulama Indonesia, akademisi, hingga perwakilan organisasi masyarakat Islam.

Pengumuman resmi mengenai hasil keputusan sidang isbat dijadwalkan berlangsung melalui konferensi pers pada pukul 19.00 WIB. Seluruh masyarakat dapat memantau hasil ketetapan tersebut melalui siaran langsung menjelang waktu Isya.

Sementara itu, Kerajaan Arab Saudi melalui Mahkamah Agung juga melakukan langkah serupa dengan menyerukan masyarakat setempat untuk ikut memantau hilal pada Minggu, 17 Mei 2026. Jika hilal terlihat di sana, maka 1 Zulhijah ditetapkan jatuh keesokan harinya, namun jika tidak terlihat maka bulan Zulkaidah akan digenapkan menjadi 30 hari.

Pemerintah Arab Saudi mengandalkan metode rukyatul hilal atau pengamatan langsung dalam menetapkan awal bulan Hijriah, berbeda dari Indonesia yang memadukan hisab dan rukyat serta mengacu kriteria MABIMS. Hasil dari pemantauan hilal tersebut bakal menentukan tanggal pelaksanaan wukuf di Arafah sekaligus Hari Raya Idul Adha.

Artikel terkait

Rekomendasi