Dua siswa SMK Taruna Bhakti Depok berhasil meraih penghargaan internasional setelah menemukan celah keamanan dalam situs milik NASA pada Selasa, 19 Mei 2026. Penemuan kerentanan berupa broken link checking tersebut diidentifikasi menggunakan metode Google Dorking, seperti dilansir dari Medcom.
Prestasi gemilang ini dicatatkan oleh Rakha Hayya Ilhamsyah dan Balqis Amanda yang merupakan siswa kelas 11 jurusan Teknik Komputer Jaringan. Celah yang mereka temukan berupa tautan eksternal mati yang masih tercantum dalam dokumen resmi dan dinilai membahayakan sistem digital NASA.
Keberhasilan ini bermula saat keduanya berpartisipasi dalam Vulnerability Disclosure Program (VDP) pada program Bug Bounty yang diselenggarakan oleh NASA. Program tersebut menjadi wadah legal bagi peneliti keamanan siber dunia untuk menguji sistem sebelum dieksploitasi pihak tidak bertanggung jawab.
Dalam proses pengujian, Rakha dan Balqis menerapkan metode penetration testing yang meliputi tahap reconnaissance, pemetaan struktur aplikasi, hingga validasi input. Setelah menemukan potensi kerentanan, mereka menyusun laporan teknis standar responsible disclosure yang mencakup pembuktian konsep hingga rekomendasi mitigasi untuk diverifikasi tim NASA.
Atas temuan valid tersebut, tim keamanan NASA segera melakukan perbaikan sistem dan mengganjar kedua pelajar ini dengan Letter of Recognition (LoR).
"Kita nemuin kerentanan, nama kerentananya itu broken link checking," beber Rakha di akun Instagram @diskominfodepok dikutip Selasa, 19 Mei 2026.
Apresiasi tinggi juga datang dari pihak sekolah atas inisiatif dan kemandirian yang ditunjukkan oleh kedua siswanya tersebut.
"Alhamdulillah kami sangat bangga sekali karena anak-anak kami bisa sampai tembus ke sebuah lembaga internasional. Enggak menyangka karena mereka itu inisiatif sendiri, mereka masuk ke sebuah komunitas, kemudian ada kesempatan mereka sendiri sampai akhirnya dapat penghargaan dari NASA," ujar Aina Novera, Kepala Sekolah SMK Taruna Bhakti Depok.
Sebab prestasi ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok turut mengundang kedua siswa tersebut guna membahas potensi kolaborasi pendidikan ke depan.
"Insyaallah akan coba menyambut dengan baik untuk membuka kerja sama," ujar Muhammad Fahmi, Sekretaris Diskominfo Depok.
Penghargaan skala internasional ini diakui Rakha dan Balqis menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus mengembangkan diri di bidang keamanan siber.
"Tetap semangat belajarnya dan jangan takut untuk terus mencoba," pesan Balqis Amanda, Siswa SMK Taruna Bhakti Depok.