Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mematangkan persiapan skema murur dan tanazul bagi jemaah lansia, disabilitas, serta kelompok berisiko tinggi menjelang puncak haji di Armuzna pada Rabu (6/5) malam. Langkah ini bertujuan menjaga keselamatan jemaah di tengah kepadatan wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, menekankan bahwa koordinasi terus diperkuat untuk memastikan teknis pelaksanaan berjalan sesuai rencana demi kenyamanan kelompok rentan.
"Untuk skema murur dan tanazul, memang kita sedang terus mempersiapkan pelaksanaannya," ujar Ihsan Faisal, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi.
Proses pematangan strategi ini melibatkan sinergi antara Kementerian Haji dan Umrah, pemerintah Arab Saudi, pihak syarikah, hingga jajaran pimpinan teknis penyelenggaraan haji Indonesia di lapangan.
"Para pimpinan termasuk dari staf teknis haji, juga para kepala bidang dan sebagainya, itu melaksanakan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait," kata Ihsan Faisal, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi.
Implementasi awal skema murur akan difokuskan pada jemaah yang menempati zona 5, di mana mereka akan melintasi Muzdalifah tanpa turun dari bus menuju Mina guna meminimalisir kelelahan fisik.
"Yang dimururkan yang pertama itu yang berada di zona 5," ujar Ihsan Faisal, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi.
Selain murur, kebijakan tanazul berupa penyesuaian jadwal kepulangan atau perpindahan tempat menginap tanpa bermalam di Mina juga terus dioptimalkan untuk mengurai kepadatan massa.
"Nanti untuk tanazulnya, itu kita terus memaksimalkan," kata Ihsan Faisal, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi.
Upaya ini diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal bagi jemaah yang memiliki keterbatasan fisik agar tidak mengalami gangguan kesehatan selama fase krusial ibadah haji.
"Jadi kita tentu lebih mendahulukan keselamatan ya, supaya para jemaah yang lansia, terutama yang disabilitas tidak capek, tidak sakit, maka kita gunakan, kita laksanakan skema murur dan tanazul, mudah-mudahan lancar," pungkas Ihsan Faisal, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi.