SMP Labschool Kebayoran Siapkan Penerapan Kurikulum Cambridge

SMP Labschool Kebayoran Siapkan Penerapan Kurikulum Cambridge

Kurikulum bertaraf internasional seperti Kurikulum Cambridge kini semakin diminati oleh berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Penggunaannya saat ini tidak lagi terbatas pada jenjang SMA, melainkan sudah mulai diterapkan sejak tingkat sekolah menengah pertama.

Seperti dilansir dari Medcom, SMP Labschool Kebayoran kini sedang mematangkan rencana penerapan Kurikulum Cambridge. Langkah tersebut dijadwalkan mulai berlaku bagi siswa baru kelas VII pada tahun ajaran 2026/2027 mendatang.

"Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus menyiapkan siswa agar mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan pendidikan karakter," kata Kepala SMP Labschool Kebayoran, Yulinda Asnita dalam keterangannya, Sabtu 16 Mei 2026.

Proses pengembangan kurikulum internasional ini dilakukan dengan mempelajari berbagai sistem pendidikan terbaik di luar negeri. Pihak sekolah secara khusus melakukan studi banding ke Singapura dan Malaysia untuk mendalami penerapan Kurikulum Cambridge di sana.

Fokus utama dalam peninjauan tersebut tertuju pada metode sekolah internasional dalam mengintegrasikan bidang akademik, pembentukan karakter, dan kepemimpinan. Selain itu, dipelajari juga strategi pengembangan keterampilan abad ke-21 dalam kegiatan belajar mengajar.

"Untuk mendukung pengembangan kurikulum itu, SMP Labschool Kebayoran mengunjungi Xinmin Secondary School, Singapura dan Jurong Secondary School, Malaysia pada 13 sampai 17 Mei 2026," jelas dia.

Yulinda menjelaskan bahwa kedua sekolah di negara tetangga tersebut dinilai sukses mengimplementasikan sistem pendidikan yang seimbang. Lembaga tersebut tidak hanya mengejar target akademik, tetapi juga membangun empati, integritas, jiwa kepemimpinan, dan pola pikir kritis siswa.

Xinmin Secondary School di Singapura menerapkan konsep pendidikan melalui visi "Leading Hearts, Leading Minds". Visi ini dinilai sangat kuat dalam menyelaraskan perkembangan kecerdasan intelektual dengan pembentukan karakter siswa.

Sementara itu, Jurong Secondary School di Malaysia mengusung pendekatan bertajuk "Champions of Mind, Leaders with Heart". Pola tersebut dipercaya mampu melahirkan murid yang unggul secara akademis sekaligus mempunyai kepedulian sosial yang tinggi.

Hasil dari kunjungan ini menjadi referensi berharga bagi SMP Labschool Kebayoran dalam merancang model pembelajaran baru. Manajemen sekolah berharap dapat menyajikan sistem pendidikan yang lebih inovatif serta sesuai dengan perkembangan zaman.

"Sekolah ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan mendorong siswa berpikir kreatif dalam memecahkan masalah," jelas Yulinda.

Selain peningkatan pada aspek akademis, adaptasi Kurikulum Cambridge ini juga ditujukan untuk membentuk budaya belajar yang disiplin, adaptif, serta berwawasan internasional. Seluruh guru dan tenaga kependidikan ikut dilibatkan agar proses transformasi berjalan optimal di lingkungan sekolah.

"Melalui pengembangan kurikulum ini, SMP Labschool Kebayoran berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi berprestasi, berkarakter kuat, serta siap menghadapi tantangan dunia internasional," pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi