Pemerintah Spanyol tengah menunggu data epidemiologi lengkap sebelum memutuskan izin berlabuh bagi kapal pesiar MV Hondius yang terindikasi mengalami wabah hantavirus pada Selasa, 5 Mei 2026. Kapal yang membawa 147 orang tersebut saat ini masih tertahan di perairan Tanjung Verde setelah otoritas setempat menolak izin sandar.
Direktur Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi dan Pandemi OMS, Maria Van Kerkhove, menyatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan otoritas Spanyol untuk memfasilitasi investigasi menyeluruh di Kepulauan Kanari. Langkah ini mencakup pemeriksaan kesehatan penumpang dan disinfeksi total badan kapal guna memutus rantai penularan.
"Estamos trabajando con las autoridades españolas que (…) han dicho que van a recibir al barco para llevar a cabo una investigación completa, una investigación epidemiológica completa, una desinfección total del barco y, por supuesto, evaluar el riesgo para los pasajeros que están a bordo" kata Maria Van Kerkhove, Direktur OMS.
Namun, pihak Madrid memberikan penegasan bahwa keputusan akhir belum diambil dan sangat bergantung pada perkembangan kondisi medis di atas kapal. Pemerintah Spanyol menekankan pentingnya akurasi data sebelum menentukan pelabuhan mana yang paling sesuai untuk menangani situasi tersebut.
"En función de los datos epidemiológicos que se recojan del barco en su paso por Cabo Verde se decidirá qué escala es más pertinente. Hasta entonces, el Ministerio de Sanidad no adoptará ninguna decisión, como así hemos hecho saber a la Organización Mundial de la Salud" tulis pemerintah Spanyol melalui akun resmi di media sosial X.
Ketidakpastian lokasi sandar memicu kekhawatiran dari para penumpang yang saat ini masih menjalani karantina di dalam kamar masing-masing. Salah satu penumpang mengungkapkan kegelisahan mereka melalui platform digital mengenai situasi di atas kapal.
"Hay mucha incertidumbre" ujar Jake Rosmarin, seorang penumpang.
Rosmarin menambahkan bahwa seluruh penumpang saat ini sangat mengharapkan kepastian mengenai kepulangan mereka. Keinginan untuk mendapatkan jawaban yang jelas menjadi prioritas utama para awak dan pelancong yang terjebak.
"Lo único que queremos ahora es sentirnos seguros, tener respuestas claras y volver a casa" tambah Jake Rosmarin.
Terkait mekanisme penularan, OMS menduga telah terjadi transmisi antarmanusia yang sangat terbatas di ruang tertutup kapal. Meski demikian, Van Kerkhove menekankan bahwa karakter virus ini berbeda dengan infeksi pernapasan yang masif.
"El riesgo para el público en general es bajo. No se trata de un virus que se proague como la gripe o el covid-19. Es muy diferente" jelas Maria Van Kerkhove.
Hingga saat ini, tercatat tiga orang meninggal dunia yang terdiri dari pasangan suami-istri asal Belanda dan satu warga negara Jerman. Investigasi awal menunjukkan bahwa beberapa pasien kemungkinan besar terpapar virus saat berada di daratan sebelum menaiki kapal di Argentina.