Syaikh Dr Ali bin Abdurrahman Al Hudhaify resmi ditunjuk untuk menyampaikan khutbah Arafah pada musim haji 1447 H atau 2026 M. Imam Masjid Nabawi tersebut nantinya bakal mengemban tugas penting ini di Masjid Namierah.
Dilansir dari Detikcom, khutbah Arafah menjadi bagian krusial dalam rangkaian ibadah haji. Momentum ini berlangsung saat jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia melaksanakan wukuf di Padang Arafah pada 9 Zulhijah, yang tahun ini bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026.
Syaikh Ali Al Hudhaify merupakan salah satu ulama terkemuka sekaligus imam senior di Arab Saudi. Beliau dikenal luas memiliki lantunan tilawah Al-Qur'an yang indah serta pengalaman panjang di dunia pendidikan, dakwah, hingga peradilan syariah.
Berdasarkan data dari situs Haramain Info, beliau memiliki nama lengkap Ali bin Abdul Rehman bin Ali bin Ahmed Al Hudhaify. Tokoh agama ini berasal dari suku Hudhaify dari Al Awamir yang merupakan keturunan bani Khatha'm.
Lahir pada tahun 1947 di daerah Al-Qarn, wilayah selatan Asir, Arab Saudi, Syaikh Ali Al Hudhaify sudah menghafal Al-Qur'an sejak usia belia. Beliau kemudian menyelesaikan studi di Fakultas Syariah di Riyadh hingga meraih gelar Magister pada 1975.
Pendidikan akademisnya berlanjut hingga meraih gelar doktor di bidang fikih dan politik syariah pada tahun 1982. Selain aktif di dunia akademik, beliau juga mengabdi sebagai dosen di Universitas Islam Madinah.
Karier dan Pengaruh Dakwah
Karier sebagai imam dan khatib masjid sudah ditekuni beliau sejak tahun 1968. Pada tahun 1979, Syaikh Ali dipercaya mengemban amanah sebagai imam Masjid Nabawi.
Beliau juga pernah memimpin komite ilmiah percetakan mushaf Al-Qur'an Madinah. Eksistensinya di dunia Islam diperkuat dengan kepemilikan sanad qiraat serta hadits yang tersambung langsung kepada para ulama besar.
Pendekatan dakwah Syaikh Ali Al Hudhaify dikenal tenang, ilmiah, dan meneduhkan. Khutbah Arafah yang disampaikannya tahun ini rencananya akan disiarkan secara langsung ke berbagai negara dalam beberapa bahasa agar pesan Islam dapat menjangkau umat secara global.