Pemerintah secara resmi menetapkan standar skor kemampuan bahasa Inggris sebagai salah satu prasyarat wajib dalam proses administrasi pendaftaran beasiswa LPDP 2026. Aturan ini berlaku bagi pelamar jenjang Magister (S2) maupun Doktor (S3).
Selain aspek akademik, dilansir dari Suara, para penerima beasiswa angkatan 2026 juga diwajibkan mengikuti program pembekalan karakter. Kegiatan ini melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai instruktur pendamping.
Program pembekalan tersebut dijadwalkan berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma pada awal Mei 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat nilai nasionalisme, kedisiplinan, serta mentalitas para awardee sebelum memulai studi.
Persyaratan kemampuan bahasa Inggris ditentukan berdasarkan jenjang pendidikan dan lokasi universitas tujuan. Sertifikat yang diakui harus berasal dari lembaga resmi seperti ETS untuk TOEFL, Pearson untuk PTE Academic, atau IELTS.
Bagi calon mahasiswa Program Magister (S2) di dalam negeri, standar minimal yang ditetapkan adalah TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6.0. Syarat ini menjadi filter awal dalam seleksi berkas.
Sementara itu, pendaftar S2 luar negeri memerlukan skor lebih tinggi, yakni TOEFL iBT minimal 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6.5. Skor tersebut merupakan ambang batas minimal untuk mendaftar melalui jalur reguler.
Untuk Program Doktor (S3) tujuan dalam negeri, pelamar wajib memiliki skor TOEFL ITP minimal 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6.0. Persyaratan ini disesuaikan dengan kebutuhan akademik tingkat lanjut.
Adapun pendaftar S3 luar negeri dipersyaratkan meraih TOEFL iBT minimal 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7.0. Perlu dicatat bahwa TOEFL ITP hanya diperbolehkan untuk pendaftaran universitas di dalam negeri.
Keterlibatan TNI dalam Pembekalan Awardee
Inovasi terbaru pada tahun 2026 adalah kewajiban mengikuti orientasi keberangkatan di bawah bimbingan personel TNI. Kebijakan ini menyasar seluruh awardee, baik yang akan kuliah di kampus nasional maupun mancanegara.
Pihak LPDP menjelaskan bahwa pelibatan TNI bermaksud untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan nilai bela negara. Personel TNI akan mendampingi berbagai kegiatan outdoor dan pelatihan pola pikir kepemimpinan.
Selama masa pembekalan, terdapat sesi khusus yang menerapkan sistem karantina dan pembatasan penggunaan ponsel. Tujuannya agar para peserta dapat fokus membangun kemandirian serta ketangguhan mental sebelum menempuh pendidikan.
| Jenjang dan Tujuan | TOEFL iBT | IELTS | PTE Academic |
|---|---|---|---|
| 61 | 6.0 | 50 | 80 |
| 6.5 | 58 | 70 | 6.0 |
| 50 | 94 | 7.0 | 65 |
Meskipun standar minimal telah ditetapkan, calon pendaftar disarankan membidik skor yang melampaui ambang batas tersebut. Kampus top dunia di Amerika atau Inggris sering kali meminta standar yang lebih ketat untuk penerbitan LoA unconditional.
LPDP memandang skor bahasa Inggris bukan hanya formalitas administratif, melainkan instrumen komunikasi vital di lingkungan global. Di sisi lain, pembekalan karakter menjadi pengingat agar penerima beasiswa memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.