Pemerintah Taiwan berkomitmen memperdalam kemitraan strategis dengan Amerika Serikat menyusul pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada Kamis (14/5/2026). Langkah ini diambil guna merespons meningkatnya ketegangan di Selat Taiwan yang menjadi fokus utama diplomasi Washington dan Beijing.
Dilansir dari Internasional, Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung menegaskan bahwa pihaknya terus memantau dinamika diplomatik antara kedua negara besar tersebut. Taiwan berupaya mempertahankan jalur komunikasi yang intensif dengan pemerintah Amerika Serikat demi menjaga stabilitas kawasan.
"Ke depan, kami akan terus memperdalam kerja sama dengan AS dan negara-negara yang memiliki pandangan serupa di kawasan Indo-Pasifik," ujar Lin Chia-lung, Menteri Luar Negeri Taiwan pada Jumat (15/5/2026).
Lin memberikan pernyataan tersebut melalui akun media sosial resminya setelah Trump mengonfirmasi adanya pembahasan mengenai ekspor alat utama sistem persenjataan ke Taiwan. Washington saat ini masih meninjau paket penjualan senjata senilai US$ 14 miliar yang menyusul paket sebelumnya sebesar US$ 11 miliar pada Desember lalu.
Selain itu, Lin menyampaikan kritik terhadap manuver militer China yang dinilai telah mengganggu keamanan internasional. Taipei menempatkan posisi China sebagai aktor yang bertanggung jawab atas eskalasi risiko keamanan di wilayah tersebut.
"China adalah sumber ancaman utama yang menjadi perhatian masyarakat internasional," kata Lin Chia-lung, Menteri Luar Negeri Taiwan.
Pemerintah Taiwan menekankan bahwa keamanan di Selat Taiwan memiliki dampak langsung terhadap arus perdagangan dan rantai pasok teknologi global. Komitmen Amerika Serikat untuk mendukung pertahanan Taiwan juga telah ditegaskan kembali oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
Di sisi lain, Presiden Xi Jinping telah memberikan peringatan keras kepada Donald Trump agar berhati-hati dalam menangani isu kedaulatan Taiwan. Beijing menganggap dukungan militer dari pihak luar sebagai ancaman serius terhadap hubungan bilateral kedua negara.