Wamendikti Stella Christie Targetkan Lulusan SMA Garuda Raih Nobel

Wamendikti Stella Christie Targetkan Lulusan SMA Garuda Raih Nobel

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie memproyeksikan lulusan SMA Garuda menjadi peraih penghargaan Nobel pada masa depan melalui skema investasi pendidikan berkelanjutan di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Para peserta didik yang berhasil masuk ke sekolah tersebut tercatat memiliki rata-rata nilai akademik mencapai 88. Dilansir dari Nasional, seluruh siswa tersebut berasal dari kelompok ekonomi masyarakat dengan kategori desil 4.

Pemerintah menyamakan standar pembinaan akademis ini dengan pengembangan atlet nasional di bidang olahraga. Target utama dari sistem ini adalah mencetak prestasi internasional yang mengharumkan nama bangsa di kancah sains global.

"Jadi ini kita akan bangun seperti calon-calon timnas kita, kita juga akan mendapatkan bukan saja medali emas di bulu tangkis, tapi peraih Nobel suatu saat dari Indonesia. Ini yang dibangun oleh Sekolah Garuda," ujar Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Stella Christie menjelaskan bahwa institusi ini telah didukung oleh ketersediaan dana abadi. Hal tersebut memastikan investasi yang dikucurkan Presiden Prabowo Subianto bagi sekolah ini dapat berjalan secara permanen dan berkelanjutan.

Pemerintah melakukan evaluasi ketat terhadap setiap alokasi anggaran guna memastikan dampak nyata bagi masyarakat. Stella Christie menilai skema pembiayaan pendidikan yang masif ini merupakan terobosan baru yang sebelumnya belum pernah diimplementasikan.

"Kita tidak pernah ragu untuk membangun stadion yang paling bagus untuk calon timnas sepak bola kita. Untuk membayar coach yang mahal untuk calon timnas kita," jelas Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ia membandingkan keberanian negara dalam menggelontorkan dana besar untuk infrastruktur dan pelatih olahraga profesional. Menurutnya, prioritas yang sama kini diberikan kepada anak bangsa yang memiliki prestasi menonjol di jalur akademik.

"Di olahraga kita tidak pernah ragu untuk membuat investasi itu. Dan di pendidikan kita belum pernah. Inilah jawaban Bapak Presiden. Kita memberikan investasi untuk mereka yang paling berprestasi apapun latar belakang mereka," imbuh Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Artikel terkait

Rekomendasi