PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mengonfirmasi penerapan tarif parkir sebesar Rp 100.000 di Stasiun Halim, Jakarta Timur, khusus untuk area parkir premium pada Sabtu (9/5/2026). Kebijakan ini hanya menyasar sebagian kecil lahan parkir guna memberikan pilihan layanan bagi pengguna kereta cepat Whoosh.
Pengalokasian lahan parkir tersebut dijelaskan oleh pihak manajemen untuk meluruskan informasi mengenai biaya parkir di kawasan stasiun. Dilansir dari Money, luasan area parkir premium tersebut hanya mencakup sebagian kecil dari total kapasitas yang tersedia di lokasi.
Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti menyebutkan bahwa porsi area khusus tersebut hanya sepuluh persen dari keseluruhan daya tampung kendaraan. Sebagian besar lahan parkir di stasiun tetap beroperasi dengan skema tarif normal untuk masyarakat umum.
“Dari total sekitar 600 lot parkir yang tersedia di Stasiun Whoosh Halim, sebanyak sekitar 60 lot atau 10 persen dialokasikan sebagai area parkir premium,” kata Emir saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Emir, terdapat 540 lot parkir lainnya yang berfungsi sebagai area reguler. Ketersediaan lahan parkir tersebut dinilai masih sangat memadai bagi calon penumpang yang tidak memilih layanan premium saat membawa kendaraan pribadi ke stasiun.
Pihak pengelola memastikan tidak ada kenaikan harga untuk kategori parkir reguler di Stasiun Halim. Penumpang tetap dibebankan biaya yang sama dengan periode sebelumnya untuk setiap jam penggunaan lahan parkir tersebut.
“Rp 5.000 untuk jam pertama dan Rp 4.000 untuk setiap jam berikutnya,” ujar Emir.
Manajemen KCIC menekankan bahwa fasilitas pelayanan yang diterima oleh pengguna jasa parkir premium maupun reguler pada dasarnya identik. Perbedaan tarif yang signifikan tersebut murni didasarkan pada letak atau posisi strategis lahan parkir yang disediakan bagi konsumen.
Selain fasilitas kendaraan pribadi, akses menuju Stasiun Halim telah terintegrasi dengan moda transportasi massal lainnya. Penumpang dapat memanfaatkan LRT Jabodetabek, bus TransJakarta, layanan taksi, hingga shuttle bandara untuk mencapai lokasi stasiun.
“Nyaman, tertata, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pengguna Whoosh,” kata Emir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penetapan Area Parkir Timur 1 sebagai lokasi premium dengan biaya Rp 100.000 sudah mulai diberlakukan sejak 14 Maret 2026. Sistem transaksi di lokasi tersebut sepenuhnya menggunakan metode pembayaran digital tanpa uang tunai.
“Hanya menerima pembayaran non tunai,” bunyi pemberitahuan tersebut.