BPIP dan Kemenneg Rilis Contoh Teks Doa Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

BPIP dan Kemenneg Rilis Contoh Teks Doa Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Pembacaan doa menjadi salah satu prosesi yang paling krusial dan sakral dalam susunan upacara Hari Lahir Pancasila yang akan diperingati pada Senin, 1 Juni 2026 mendatang. Momen ini bukan sekadar pelengkap formalitas seremonial, melainkan bentuk permohonan tulus agar bangsa Indonesia senantiasa dianugerahi persatuan, kedamaian, serta kekuatan dalam membumikan nilai-nilai luhur Pancasila.

Kumpulan contoh teks doa upacara Hari Lahir Pancasila 2026 berikut dikutip dari berbagai naskah resmi kenegaraan seperti dilansir dari Medcom. Referensi ini dapat digunakan untuk memudahkan persiapan para petugas upacara.

Naskah dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sangat cocok digunakan untuk upacara formal karena memiliki diksi yang puitis, menyentuh, serta menekankan nilai syukur atas keberagaman Nusantara.

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua. (Perkenankan saya, memimpin do'a ini dengan tata cara agama Islam, bagi yang beragama lain, dimohon untuk menyesuaikan).

Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahi rabbil alamin, Hamdan yu wafi nikmahu wayukafi mazidahu, Asyhaduala ilahailallah wa ashadu ana muhammadan abduhu wa Rosuluh la nabi ya ba'da.

Ya Allah, Yang Maha Pemurah; Kami bermohon, dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu. Dengan tangan menengadah keharibaan-Mu penuh harap, dengan hati dan pikiran menunduk khusyuk penuh kerendahan, berilah kami rasa syukur atas nikmat-Mu yang tanpa batas; nikmat kebangsaan yang berbalut cinta, kasih, dan sayang.

Ya Allah, Yang Maha Agung; Kami bermohon, dengan kemuliaan-Mu yang membimbing segala sesuatu. 1 Juni 1945, Engkau bimbing hamba-hamba pilihan-Mu dalam perkumpulan bersama, duduk penuh cinta, berdiri tegak, dan bersuara merumuskan cara menjaga Nusantara. Bimbinglah kami Ya Allah, dengan cara yang sama, untuk merawat anugerah Pancasila. Bantulah kami untuk tetap berdiri tegak membela Indonesia.

Ya Allah, Yang Maha Kuat; Kami berharap, dengan kekuatan-Mu yang tak tertandingi, berilah kami ketabahan dan kekokohan dalam menjaga kemanusiaan dalam keadaban. Bimbinglah kami dalam menjaga setiap jengkal tanah Indonesia. Ajarkan hati dan langkah kami untuk berlaku adil, tanpa membeda-bedakan.

Ya Allah, Yang Maha Perkasa; Hindarkan negeri kami dari kedzaliman, ketidakadilan, ketidakadaban, dan perpecahan. Jauhkan bumi kami dari saling curiga, saling fitnah, dendam, dan permusuhan. Eratkan hati kami dalam persaudaraan sepanjang zaman, sebagaimana pendiri bangsa telah mengajarkan keteladanan.

Ya Allah, Yang Maha Penabur Karunia; Berkahilah kami agar kami tetap mencintai Indonesia tanpa henti, sehingga kami mampu mewujudkan masyarakat yang adil dalam kemakmuran, makmur dalam keadilan.

Robbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah, waqina'adzabannar. Wal hamdulillahi rabbil 'alamin. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Teks Doa Resmi Versi Kementerian Kebudayaan

Teks doa di bawah ini dikutip dari naskah yang dirilis oleh Kementerian Kebudayaan pada peringatan tahun sebelumnya yang dapat disesuaikan kembali:

Bismillahirohmannirrohim Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad, wa 'ala ali sayyidina Muhammad

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi Anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati Anugerahi kami untuk selalu menghargai Anugerahi kami kemampuan selalu berbakti Anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Segala Yang mengetahui terang dan gelap maksud tujuan Yang berkuasa atas kematian dan kehidupan Yang menganugerahkan kemuliaan para pahlawan

Ya Allah, Tuhan yang merajut hati para pendahulu kami Mengilhami para pendiri ibu pertiwi Meneguhkan Pancasila sebagai falsafah hidup dan jatidiri

Ya Allah, Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tak tahu diri Menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami

Ya Allah, Tuhan yang diagungkan dalam setiap helai nafas kehidupan Engkaulah pemilik sejati kekuatan dan kesaktian Dengan takdir-Mu Pancasila Engkau selamatkan Dengan pertolongan-Mu kami selalu bisa menatap masa depan

Ya Allah, Tuhan yang mencipta segala yang serba indah dan keindahan Ya Allah, Tuhan yang mencipta harmoni dalam keberagaman Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri impian Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri harapan Puji dan syukur akan selalu kami panjatkan

Wahai Tuhan yang melembutkan hati Jauhkan kami dari iri dan dengki Jauhkan kami dari amarah yang membakar diri Jauhkan kami dari saling mencaci Jauhkan kami dari niat saling mencabik dan merusak negeri

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, orang tua kami, para pemimpin kami Sungguh, ampunan-Mu jauh lebih besar dari apa pun yang ada di bawah kolong langit-Mu di akhir zaman nanti

Wahai Cahaya Maha Cahaya Terangi kami menuju jalan cahaya Menuju Indonesia Maju nan Sentosa

Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina adzabannar Walhamdulillahi robbil 'alamin

Petugas pembaca doa disarankan melakukan persiapan matang, memahami makna teks secara mendalam, serta menjaga intonasi suara agar prosesi upacara berjalan dengan khidmat dan lancar.

Artikel terkait

Rekomendasi