Pemerintah resmi menerbitkan pedoman serta logo untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026. Momentum tahunan ini diperingati di seluruh instansi pada tanggal 20 Mei.
Dokumen resmi yang dirilis mencakup panduan pelaksanaan upacara, sambutan menteri, logo resmi, hingga teks doa untuk menyelaraskan kegiatan di tingkat pusat maupun daerah, seperti dilansir dari Kiaton.
Pada peringatan tahun 2026, tema yang diusung oleh pemerintah adalah "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".
Melansir Komdigi, penentuan tema tersebut menjadi penegasan mengenai krusialnya perlindungan terhadap generasi muda. Sektor ini menjadi fondasi utama dalam memperkokoh kedaulatan negara saat menghadapi era transformasi digital.
Desain logo Harkitnas 2026 dirancang untuk mengintegrasikan inspirasi masa lalu dengan visi masa depan. Simbol ini merefleksikan ketetapan hati untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, kuat, dan memiliki daya saing tinggi.
Pemerintah menerangkan bahwa aspek visual dalam logo tersebut merepresentasikan pergerakan bersama seluruh komponen bangsa. Fokus utama lainnya adalah membangun ketahanan nasional melalui kedaulatan di sektor teknologi informasi digital.
Visualisasi logo ke-118 ini juga memancarkan pesan optimisme serta budaya gotong royong demi menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera. Seluruh kementerian, pemerintah daerah, perguruan tinggi, sekolah, hingga masyarakat umum dapat mengunduh lambang ini untuk media publikasi.
Rangkaian Kegiatan dan Status Hari Peringatan
Peringatan Harkitnas umumnya diisi dengan beragam kegiatan edukatif dan bernuansa kebangsaan oleh berbagai lembaga publik maupun swasta.
| Kegiatan | Penjelasan |
|---|---|
| Upacara bendera | Dilaksanakan pada 20 Mei 2026 |
| Seminar dan diskusi | Mengangkat tema nasionalisme dan kebangkitan bangsa |
| Publikasi media sosial | Menggunakan logo dan tema resmi Harkitnas |
| Pemasangan spanduk | Dilakukan di instansi pemerintah dan sekolah |
| Doa bersama | Bentuk refleksi dan penghormatan terhadap perjuangan bangsa |
Selain agenda utama tersebut, institusi pendidikan kerap menyemarakkan momentum ini melalui kompetisi literasi kebangsaan. Bentuk kegiatannya meliputi lomba menulis karya tulis ilmiah hingga lomba pidato.
Sejarah mencatat tanggal 20 Mei dipilih untuk mengabadikan berdirinya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908. Peristiwa tersebut diakui menjadi fase awal pergerakan modernitas nasional di Indonesia.
Walaupun memiliki arti penting dalam sejarah perjuangan, Hari Kebangkitan Nasional tidak ditetapkan sebagai hari libur resmi. Aktivitas di perkantoran maupun lembaga pendidikan tetap beroperasi sesuai jadwal reguler.