Tiga Penumpang Tewas Akibat Brote Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius

Tiga Penumpang Tewas Akibat Brote Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius

Wabah hantavirus yang melanda kapal pesiar mewah MV Hondius telah menelan tiga korban jiwa dan menyebabkan tujuh orang terinfeksi saat kapal tersebut berlayar menuju Kepulauan Kanari pada Selasa, 5 Mei 2026. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini tengah memantau ketat situasi di atas kapal yang membawa 150 awak dan penumpang tersebut.

Kematian dilaporkan menimpa pasangan warga negara Belanda dan seorang penumpang asal Jerman, sementara seorang warga Inggris berada dalam kondisi kritis di Johannesburg. Penyelidikan awal dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penularan diduga berasal dari area petualangan di kapal yang terdeteksi memiliki keberadaan tikus sebagai pembawa virus.

Di antara para penumpang terdapat Aitana F. V., seorang oseanografer asal Valencia yang merupakan bagian dari kru penelitian di kapal tersebut. Peneliti yang pernah menjadi juri Penghargaan Jaume I ini telah berada di kapal selama berminggu-minggu setelah kapal bertolak dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April lalu.

Jake Rosmerin, seorang pemengaruh yang terisolasi di dalam kapal, mengungkapkan keresahannya melalui media sosial mengenai ketidakpastian yang dihadapi para penumpang selama masa karantina.

"Normalmente no haría un vídeo como este, pero siento que necesito decir algo, así que he anotado algunas cosas. Actualmente estoy a bordo del MV Hondius y lo que está pasando ahora mismo es muy real para todos los que estamos aquí. No somos solo una historia. No somos solo titulares. Somos gente. Gente con familia, con vidas, con personas esperando por nosotros en casa. Hay mucha incertidumbre y eso es lo más duro" ujar Jake Rosmerin, Penumpang MV Hondius.

Rosmerin menambahkan bahwa para penumpang saat ini hanya ingin merasa aman dan mendapatkan kejelasan mengenai prosedur kepulangan mereka ke rumah masing-masing di tengah ancaman gejala pernapasan berat.

"Lo que queremos ahora mismo es sentirnos seguros, tener claridad y volver a casa. Por lo que, si estás viendo cobertura al respecto, solo recuerda que hay personas reales detrás de todo esto y que no es algo que esté sucediendo en algún lugar lejano. Nos está pasando a nosotros, ahora mismo. Compartiré más cuando pueda, pero por ahora solo pido vuestra consideración y entendimiento. Gracias" kata Jake Rosmerin, Penumpang MV Hondius.

Pemerintah Tanjung Verde telah menolak izin masuk bagi kapal tersebut, sehingga operator kini mempertimbangkan untuk bersandar di Las Palmas de Gran Canaria atau Santa Cruz de Tenerife. Spanyol telah mengonfirmasi akan menerima kapal tersebut melalui protokol kesehatan yang ketat sesuai arahan WHO guna mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Artikel terkait

Rekomendasi