Tim DVI Identifikasi 14 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Musi Rawas Utara

Tim DVI Identifikasi 14 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Musi Rawas Utara

Proses identifikasi korban kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, terus berjalan. Tim Disaster Victim Identification (DVI) sejauh ini telah berhasil mengidentifikasi 14 dari 17 jenazah korban insiden tersebut.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh pihak kepolisian setempat terkait perkembangan penanganan para korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut, seperti dilansir dari Kompas.

"Jenazah yang sudah teridentifikasi sebanyak 14 jenazah," kata Waka Polda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, dalam konferensi persnya pada Jumat (15/5/2026).

Berdasarkan keterangan resmi, tim medis masih terus bekerja keras untuk menyelesaikan pencocokan data para korban yang tersisa. Hingga kini, tiga jenazah lainnya dilaporkan masih berada dalam proses pemeriksaan oleh tim DVI.

"Sampai saat ini kami masih mengerjakan lagi tiga jenazah yang belum teridentifikasi," ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti. Menurut penjelasannya, kendala utama dalam proses ini adalah jarak geografis dengan pihak keluarga untuk pengumpulan data medis.

Pihak kedokteran kepolisian sebenarnya telah mengantongi data DNA post mortem dari ketiga jenazah tersebut. Namun, proses akhir masih harus menunggu kedatangan data pembanding dari pihak keluarga yang saat ini sedang diambil dari lokasi yang cukup jauh.

"Semoga secepatnya kami bisa mengidentifikasi seluruh jenazah," ucapnya.

Pihak berwenang telah merilis daftar nama para korban meninggal dunia yang identitasnya sudah dipastikan oleh tim medis. Berikut adalah daftar 14 jenazah korban kecelakaan bus ALS di Sumatera Selatan yang telah teridentifikasi:

1. Aldi Setiawan bin Anwarudin (laki-laki)
2. Syamsia Bachri binti Samaah (perempuan)
3. Zulpan Effendi bin Gusti (laki-laki)
4. Agustina Maharani binti Kambali (perempuan)
5. Martoni bin Mardoni (laki-laki)
6. Aryanto bin Yasin (laki-laki)
7. Klinton Wardana Marbun (laki-laki)
8. Bahrul Ulum (laki-laki)
9. Syafruddin (laki-laki)
10. Alif Supriyantin (laki-laki)
11. Budiyanto (laki-laki)
12. Abella Zea Septiana (perempuan)
13. Zulkifli (laki-laki)
14. Sukono (Laki-laki).

Kronologi Insiden Tragis Bus ALS di Lintas Sumatera

Peristiwa kecelakaan fatal yang melibatkan bus ALS dan truk tangki ini terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan. Berdasarkan data dari pihak kepolisian, insiden tragis pada Rabu siang, 6 Mei 2026 sekitar pukul 12.00 WIB tersebut menelan total korban jiwa hingga 19 orang.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika pengemudi bus berusaha menghindari kerusakan fasilitas jalan. Faktor kondisi jalan raya diduga menjadi pemicu awal hilangnya kendali atas kendaraan besar tersebut.

"Peristiwa tragis ini diduga bermula saat Bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang jalan," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, Kamis (7/5/2026), dikutip dari laman resmi Polri.

"Namun (bus) kehilangan kendali, sehingga berbelok ke jalur kanan dan menabrak truk tangki dari arah berlawanan."

Artikel terkait

Rekomendasi