Pengawasan terhadap pelaksanaan ibadah haji terus dilakukan oleh parlemen. Dilansir dari Detikcom, Anggota Tim Pengawas Haji Dewan Perwakilan Rakyat (Timwas Haji DPR) Bambang Haryo Soekartono melakukan peninjauan ke pemondokan jemaah haji asal Surabaya, Jawa Timur, di Kota Makkah, Arab Saudi. Dalam pengecekan tersebut, sejumlah jemaah diketahui belum mendapatkan gelang tanda pengenal jemaah haji.
"Terus masalah gelang. Gelang ini dari mereka ternyata dari para jemaah ini ada kekurangan 12 (gelang) ini," kata anggota Fraksi Partai Gerindra itu usai melakukan peninjauan pemondokan jemaah Nomor 309 di Sektor I, Kota Makkah, Jumat (22/5/2026).
Mengetahui permasalahan gelang tersebut, Bambang yang merupakan anggota DPR Daerah Pemilihan I (Surabaya dan Sidoarjo) langsung berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah. Langkah ini diambil untuk memastikan hak-hak para jemaah tetap terpenuhi selama berada di Tanah Suci.
Ia meminta andaikata gelang tersebut tidak ada, jemaah tetap dapat melaksanakan ibadah di Arafah dengan baik. "Jadi sehingga ibadah hajinya mereka lancar semuanya," katanya.
Selain permasalahan tanda pengenal, legislator tersebut juga menghimpun masukan terkait fasilitas lain. Bambang menerima sedikit keluhan dari jemaah mengenai konsumsi. Nasi, sayur, lauk-pauk, dan buah-buahan memang melimpah ruah, namun para jemaah mengeluhkan rasanya yang masih kurang sesuai dengan selera mereka.
Meskipun ada catatan mengenai konsumsi, fasilitas akomodasi dan transportasi mendapatkan respons yang positif. Terkait transportasi publik ke Masjidil Haram dari pemondokan, menurut Bambang, para jemaah mengatakan cukup mudah diakses. Layanan transportasi tersebut juga beroperasi 24 jam.
Secara keseluruhan, ia melanjutkan, jemaah haji yang ia kunjungi merasa puas dengan layanan yang diberikan pemerintah, Bambang lantas menitipkan doa untuk kelancaran dan kesempurnaan ibadah haji para jemaah.
"Dan kita saya saya sangat mengharapkan dan mendoakan para jemaah ini bisa menjadi haji yang mabrur ya, sampai kembali dengan selamat dan dalam pelaksanaan ibadahnya diberikan kelancaran," ujarnya.