TNI Angkatan Darat memastikan pengusutan tuntas atas insiden penembakan yang mengakibatkan tewasnya Anggota Detasemen Kesehatan Wilayah Palembang Kesdam II/Swj, Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa, di sebuah kafe di Palembang pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Proses hukum pidana militer kini tengah berjalan setelah Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya menangkap terduga pelaku penembakan, Sertu MRR, dilansir dari Nasional.
"Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan Asintel Kasdam dan Danpomdam untuk menangani kasus secara mendalam sampai dengan tuntas," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).
Penyidikan perkara penembakan ini terus digulirkan oleh pihak berwenang dan berkasnya dijadwalkan segera diserahkan kepada Oditurat Militer I-05 Palembang.
"Kodam II/Sriwijaya menegaskan komitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum prajurit sesuai prosedur yang berlaku, serta menjamin keterbukaan informasi kepada publik," ujar Donny.
Berdasarkan data yang dihimpun, perselisihan pribadi antara Pratu BI dan Sertu MRR di Pan Head Cafe, Jalan Letjen H. Alamsyah Ratu Perwiranegara, Bukit Baru, Palembang menjadi pemicu awal peristiwa pada Sabtu dini hari pukul 02.30 WIB tersebut.
Pertikaian itu kemudian memuncak menjadi perkelahian fisik yang mendesak posisi Sertu MRR hingga dirinya nekat melepaskan tembakan menggunakan senjata api rakitan ke arah Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa.
Korban sempat mendapatkan penanganan darurat di RS Permata Palembang sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada pukul 03.45 WIB akibat pendarahan hebat di perut kanan bawah yang menembus hati serta paru-paru.
Jenazah Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dikebumikan oleh pihak keluarga pada Sabtu sore di Tempat Pemakaman Umum Sematang Borang, Palembang.