Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Triwibowo menyiapkan peningkatan sarana pangkalan udara di wilayah Kodau I untuk mendukung operasional alutsista baru, Sabtu (9/5/2026). Langkah ini menjadi prioritas seiring masuknya pesawat Airbus A400 dan jet tempur Rafale.
Sebagaimana dilansir dari Nasional, pembenahan fasilitas ini merupakan respons terhadap kebijakan modernisasi pertahanan yang telah ditetapkan pemerintah. Fokus utama pembangunan diarahkan pada infrastruktur pendukung operasional penerbangan di sejumlah pangkalan udara strategis milik TNI AU.
“Memang modernisasi alpalhankam sebagai kebijakan Bapak Presiden, ini menjadi perhatian serius oleh Kepala Staf Angkatan Udara dan kita semua, termasuk Kodau I menjadi bagian dari itu,” ujar Minggit, di GOR Antarikshe, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Lanud Halim Perdanakusuma saat ini menjadi titik krusial pengembangan karena mulai mengoperasikan berbagai armada baru. Pangkoopsudnas menekankan perlunya dukungan operasional yang sejalan dengan penambahan jumlah pesawat angkut maupun jet eksekutif di pangkalan tersebut.
“Kita sudah kedatangan berbagai jenis pesawat seperti A400, penambahan Falcon, dan pesawat berikutnya masih banyak lagi. Dan ini butuh adanya peningkatan sarana prasarana, tetapi juga dukungan operasional penerbangan,” ujar Minggit.
Selain wilayah Jakarta, Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru turut menjadi prioritas pengembangan kekuatan udara. Lokasi ini diproyeksikan sebagai basis utama pesawat tempur Rafale yang proses pengadaannya sedang berjalan.
“Dengan kedatangan Rafale dan sekarang sedang on progress, tidak hanya sarana prasarana tetapi juga dukungan operasional penerbangan itu sendiri, sehingga kita menjadi perhatian yang sangat serius untuk mendukung program di situ,” tegas Minggit.
Peningkatan kapasitas pangkalan udara tidak hanya terbatas pada dua lokasi tersebut, melainkan mencakup wilayah lain seperti Lanud Supadio di Pontianak dan Lanud Raden Sadjad di Natuna. Pengembangan infrastruktur juga menyasar Lanud Atang Senjaya serta Lanud Suryadarma di Kalijati.
“Kita berharap yang sudah diprogramkan oleh pemerintah, kemudian sudah dipertegas oleh Bapak Kepala Staf Angkatan Udara, kita akan support semaksimal mungkin, sehingga dengan kedatangan alutsista yang baru ini menjadi kekuatan yang sangat signifikan bagi TNI Angkatan Udara,” pungkas Minggit.