Militer Ucrania Serang Fasilitas FSB dan Kilang Minyak Rusia

Militer Ucrania Serang Fasilitas FSB dan Kilang Minyak Rusia

Militer Ucrania melancarkan serangan jarak jauh menggunakan drone yang menargetkan kilang minyak di Samara dan markas besar Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB) di Jerson pada Kamis, 21 Mei 2026. Operasi udara terkoordinasi ini berhasil menghancurkan infrastruktur strategis serta memicu korban jiwa dari pihak militer Rusia.

Presiden Ucrania Volodimir Zelenski mengonfirmasi bahwa pasukannya mengincar kapasitas pengolahan minyak Rusia di wilayah tengah negara tersebut. Serangan udara itu mengenai kilang minyak Sizran yang terletak cukup jauh dari perbatasan kedua negara yang berkonflik.

"Otro ataque ucraniano de largo alcance contra la capacidad de refinar petróleo de Rusia. Seguimos avanzando en esta línea de acción. Esta vez fue la refinería de petróleo de Sizran, situada a más de 800 kilómetros de nuestra frontera" kata Zelenski, Presiden Ucrania.

Aksi militer tersebut memicu respons dari otoritas setempat mengenai dampak kerusakan dan korban di area kilang. Gubernur Samara Viacheslav Fedorischev mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat gempuran pesawat tanpa awak tersebut.

"Two people have been killed by the actions of the enemy" ujar Fedorischev, Gubernur Samara.

Selain fasilitas energi, operasi gabungan Pasukan Sistem Tanpa Awak Ucrania (USF) dan Dinas Keamanan Ucrania (SBU) juga menyasar target militer di wilayah pendudukan. Zelenski menyatakan sistem pertahanan udara Rusia ikut hancur dalam operasi di Jerson tersebut.

"Una sede de la FSB rusa ha sido atacada y un sistema de misiles tierra-aire Pantsir-S1 ha sido destruido en nuestro territorio temporalmente ocupado. Gracias a solo esta operación, las pérdidas rusas ascienden a alrededor de un centenar de ocupantes muertos y heridos" kata Zelenski, Presiden Ucrania.

Komandan Robert "Madyar" Brovdi menjelaskan bahwa misi khusus bersandi "Nieve de Akhmat" membidik kompleks pelatihan dan produksi milik Regimen Pasukan Khusus Mekanis ke-78 Rusia di Snizhne, Donetsk. Kompleks seluas 2.484 meter persegi tersebut hancur setelah dihantam 11 kali pengeboman terencana menggunakan hulu ledak seberat 100 kilogram.

"El edificio principal de dos plantas, que abarca 2.484 metros cuadrados, alberga la zona de ensamblaje de vehículos aéreos no transmitidos y de producción de ojivas, así como las viviendas del personal" kata Brovdi, Komandan USF.

Penyimpanan amunisi di bagian bawah bangunan memperparah dampak ledakan di lokasi pelatihan drone tersebut. Serangan ini dilaporkan menewaskan sedikitnya 65 personel Rusia termasuk sang direktur pusat pelatihan.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan sistem pertahanan udara mereka berhasil menjatuhkan 121 drone Ucrania di berbagai wilayah seperti Belgorod, Bryansk, Voronezh, Kursk, Rostov, Samara, Saratov, Kalmykia, Crimea, hingga Laut Kaspia sejak Rabu malam hingga Kamis pagi waktu setempat. Namun, pihak Moskow belum memberikan komentar resmi terkait klaim hancurnya pusat pelatihan drone di Donetsk tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi