UEA Alihkan Sekolah ke Pembelajaran Jarak Jauh Pascaserangan Rudal

UEA Alihkan Sekolah ke Pembelajaran Jarak Jauh Pascaserangan Rudal

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menginstruksikan seluruh institusi pendidikan untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Selasa (5/5/2026) hingga Jumat (8/5/2026). Kebijakan darurat ini diambil sebagai respons atas serangkaian serangan rudal dan drone yang menyasar wilayah tersebut.

Dilansir dari Cahaya, langkah antisipasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan para pelajar dan tenaga pendidik di tengah situasi yang memanas. Penegasan mengenai durasi kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kementerian Pendidikan UEA dalam pernyataan resminya.

Berdasarkan data Kementerian Pertahanan UEA, sistem pertahanan udara negara tersebut berhasil melumpuhkan 12 rudal balistik, tiga rudal jelajah, dan empat pesawat tak berawak milik Iran. Meski berhasil dicegat, insiden tersebut dilaporkan menyebabkan tiga orang mengalami luka dengan intensitas sedang.

Dampak serangan juga meluas hingga ke wilayah emirat timur Fujairah setelah sebuah drone menyebabkan kebakaran pada fasilitas minyak. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa terdapat tiga warga negara India yang terluka dalam kejadian tersebut.

Pemerintah pusat telah mengaktivasi sistem peringatan darurat melalui ponsel yang meminta masyarakat segera mencari perlindungan di gedung terdekat saat sensor mendeteksi ancaman udara. Selain serangan di daratan, United Kingdom Maritime Trade Operations melaporkan satu unit kapal kargo terbakar di lepas pantai UEA, meski seluruh kru selamat.

Kementerian Luar Negeri UEA menyampaikan pandangan resmi terkait situasi keamanan yang mengancam kedaulatan negara tersebut.

"eskalasi serius" kata Kementerian Luar Negeri UEA.

Pemerintah juga menegaskan bahwa mereka memiliki hak sepenuhnya untuk memberikan respons atas tindakan agresif tersebut. Sementara itu, pihak Iran memberikan pernyataan yang kontradiktif melalui saluran televisi pemerintah mereka.

Teheran menyatakan tidak memiliki rencana menargetkan UEA, meskipun fakta di lapangan menunjukkan adanya peluncuran ribuan proyektil sejak Februari hingga April. Data mencatat Iran telah meluncurkan lebih dari 2.800 drone dan rudal ke wilayah UEA selama periode konflik dengan AS.

Sekretaris Jenderal Gulf Cooperation Council, Jassem Al-Budaiwi, turut memberikan pernyataan tegas guna mengecam tindakan serangan udara tersebut.

serangan tersebut sebagai bentuk agresi serius serta eskalasi yang terang-terangan ujar Jassem Al-Budaiwi, Sekretaris Jenderal Gulf Cooperation Council.

Artikel terkait

Rekomendasi