Universitas Gadjah Mada bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk meresmikan modernisasi fasilitas co-working space di lingkungan Perpustakaan dan Arsip UGM pada Selasa (13/5). Kolaborasi ini bertujuan menyediakan ruang belajar yang interaktif, fleksibel, dan inklusif untuk mendukung kreativitas sivitas akademika.
Penyediaan ruang kolaborasi baru tersebut merupakan program corporate social responsibility (CSR) BNI yang dirancang untuk merespons perubahan pola belajar mahasiswa yang dinamis dan berbasis teknologi. Rencana pembangunan fasilitas ini telah dipersiapkan oleh pihak universitas sejak dua tahun terakhir.
Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D menjelaskan bahwa keberadaan ruang kerja bersama di lingkungan kampus saat ini telah menjadi kebutuhan penting. Fasilitas baru ini dirancang agar nyaman untuk belajar maupun bekerja, serta akan dilengkapi dengan area makan dan minum bagi para pengunjung.
"Butuh waktu lama untuk menyadari bahwa co-working space bukan tempat yang sunyi ya, tetapi tempat orang justru berinteraksi dan juga melakukan proses pembelajaran," ujar Ova Emilia.
Ia menambahkan bahwa UGM sebelumnya telah memiliki beberapa fasilitas serupa yang tersebar di berbagai sudut kampus. Kehadiran fasilitas kerja sama baru di perpustakaan pusat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan institusi secara berkelanjutan.
"Semoga co-working space BNI di perpustakaan UGM ini bisa meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sebagai ruang belajar dan kolaborasi yang nyaman dan modern," kata Ova Emilia.
Sementara itu, Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho menyatakan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan wujud komitmen perseroan dalam memajukan pendidikan nasional. BNI berupaya membantu menciptakan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman melalui penyediaan infrastruktur yang relevan.
"Bagi kami, kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi bukan sekadar hubungan kelembagaan, melainkan juga wujud nyata komitmen BNI dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan dengan semangat melayani sepenuh hati," kata Eko Setyo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Ia juga menjelaskan bahwa ruang kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi tempat bagi mahasiswa untuk melahirkan gagasan kreatif. Pihak perbankan mengapresiasi kepercayaan besar UGM yang telah memilih BNI sebagai mitra layanan keuangan terintegrasi di lingkungan kampus.
"Bagi kami, kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi bukan sekadar hubungan kelembagaan melainkan juga wujud nyata komitmen BNI sebagai bank kampus Indonesia dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan," tutur Eko Setyo Nugroho.
Fasilitas baru hasil modernisasi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih inovatif di UGM. Melalui penyediaan ruang fisik ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan jejaring kolaborasi lintas bidang yang berdampak luas.
"Fasilitas ini kami harapkan dapat menjadi ruang kolaborasi, inovasi, dan kreativitas bagi mahasiswa serta sivitas UGM dalam mengembangkan ide-ide terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkas Eko Setyo Nugroho.