Universitas Gadjah Mada (UGM) mengalokasikan sekitar 3.729 kursi atau setara dengan 40 persen dari keseluruhan daya tampung mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri 2026. Kesempatan ini diberikan bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos dalam seleksi nasional.
Seperti dikutip dari Medcom, perguruan tinggi negeri tertua di Indonesia ini memiliki sejarah panjang yang lahir dari gabungan beberapa lembaga pendidikan terdahulu. Institusi tersebut meliputi Balai Perguruan Tinggi Gadjah Mada, Sekolah Tinggi Teknik, Akademi Ilmu Politik di Yogyakarta, Balai Pendidikan Ahli Hukum di Solo, serta Perguruan Tinggi Kedokteran Bagian Praklinis di Klaten.
Proses penggabungan instansi pendidikan tersebut diresmikan lewat Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1949 mengenai Peraturan Penggabungan Perguruan Tinggi menjadi Universiteit. Kampus ini mengusung jati diri sebagai universitas nasional, perjuangan, Pancasila, kerakyatan, dan pusat kebudayaan.
Daya tarik kampus ini memicu tingginya minat pendaftar pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Wening Udasmoro, menyebutkan terdapat 84.637 peserta yang memilih beragam program studi di kampus tersebut.
"Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di UGM masih sangat tinggi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pendidikan, layanan akademik, dan akses pendidikan yang inklusif," beber Wening dikutip dari laman ugm.ac.id, Selasa, 2 Juni 2026.Untuk tahun akademik 2026/2027, total daya tampung program reguler mencapai 9.403 mahasiswa baru yang tersebar di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), SNBT, dan Seleksi Mandiri. Di samping itu, pengelola universitas menyediakan 1.301 kursi khusus untuk International Undergraduate Program (IUP).
Sebanyak 2.857 calon mahasiswa baru dinyatakan diterima lewat jalur SNBT. Sekolah Vokasi menjadi fakultas dengan peminat tertinggi yang mencapai 21.730 peserta, disusul Fakultas Teknik sebanyak 10.702 peserta, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan 5.463 peminat.
"Untuk jalur Seleksi Mandiri, UGM akan menerima kurang lebih 3.729 calon mahasiswa," ungkap Wening.Pihak rektorat mengingatkan publik agar memantau rincian informasi penerimaan hanya melalui situs resmi di admissions.ugm.ac.id. Langkah ini penting guna mengantisipasi berbagai modus penipuan kelulusan yang meminta imbalan uang.
"Saya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan UGM dan menawarkan jaminan diterima kuliah melalui jalur tertentu," tegas Wening.Skema Jalur Seleksi Mandiri UGM 2026
Terdapat tiga skema utama yang dibuka dalam penerimaan mandiri tahun ini. Jalur pertama adalah Penelusuran Bibit Unggul (PBU) yang terbagi menjadi Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM) serta Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB).
PBUTM ditujukan bagi pendaftar berprestasi akademik tinggi yang terkendala masalah finansial. Sementara itu, PBUB menyasar lulusan yang menjuarai kompetisi bidang olahraga, seni, serta iptek di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional yang dibuktikan dengan sertifikat kejuaraan resmi.
Skema kedua adalah Afirmasi Tridharma UGM yang memprioritaskan peserta dari Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), wilayah afirmasi, atau kandidat yang diusulkan oleh mitra kerja sama tridharma universitas. Jalur terakhir merupakan UM UGM Computer Based Test (UM UGM CBT) yang menyeleksi peserta berdasarkan kombinasi nilai ujian CBT bentukan kampus dan skor UTBK.