Umat Islam Bersiap Melaksanakan Puasa Tarwiyah pada 25 Mei 2026

Umat Islam Bersiap Melaksanakan Puasa Tarwiyah pada 25 Mei 2026

Umat Islam dianjurkan untuk menjalankan ibadah puasa sunnah Tarwiyah pada hari Senin, 25 Mei 2026 yang bertepatan dengan tanggal 8 Zulhijjah.

Anjuran ibadah tersebut mengharuskan kaum Muslim untuk membaca niat puasa Tarwiyah terlebih dahulu sebelum melaksanakannya. Lafal niat puasa Tarwiyah adalah nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.

Pelaksanaan puasa Tarwiyah ini didasarkan pada kedudukannya sebagai salah satu amalan yang dianjurkan dalam bulan Zulhijjah menurut pemaparan sejumlah kitab fikih dari berbagai mazhab. Landasan utama kesunahan puasa ini merujuk pada hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu mengenai kecintaan Allah terhadap amal saleh di awal bulan tersebut.

"Tidak ada hari yang di dalamnya amal shaleh lebih dicintai Allah kecuali pada sepuluh hari ini (maksudnya 10 hari bulan Dzulhijjah)." kata Nabi Muhammad SAW dalam hadis riwayat Bukhari.

Dalil penguat mengenai kesunahan amalan pada awal bulan Zulhijjah ini juga bersumber dari riwayat istri Nabi Muhammad SAW yang mencatat kebiasaan rutin beliau.

"Dari Hafsah radhiyallahu'anhu : ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW, yaitu puasa bulan hari Asyura (10 Muharram), (amal soleh) 10 hari pertama Dzulhijjah, tiga hari setiap bulan dan dua rakaat sebelum pagi” ujar Hafsah radhiyallahu'anhu dalam hadis riwayat Ahmad dan Nasa'i.

Para ulama yang mendukung kesunahan puasa Tarwiyah berargumen bahwa puasa tersebut merupakan bagian dari amal saleh yang dianjurkan pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah. Sementara itu, terdapat perbedaan pandangan dari sebagian ulama lain yang menilai puasa Tarwiyah tidak disunahkan secara khusus karena memandang hadis terkait berstatus daif atau lemah, sehingga pengikut kedua pendapat ini diimbau untuk saling menghargai.

Artikel terkait

Rekomendasi