Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperketat seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur UTBK-SNBT 2026 yang diumumkan pada Senin, 25 Mei 2026. Langkah tersebut diambil akibat tingginya jumlah pendaftar yang memperebutkan kuota terbatas di kedua perguruan tinggi negeri di Surabaya tersebut.
Rektor Universitas Airlangga, Muhammad Madyan menjelaskan bahwa rata-rata rasio persaingan di kampusnya mencapai 1 banding 25 akibat lonjakan peminat. Secara keseluruhan, Unair meloloskan 2.771 mahasiswa baru dari total pendaftar sebanyak 69.620 orang, dengan lonjakan signifikan terjadi pada rumpun pendidikan vokasional yang mencapai 36.567 pendaftar.
"Presentase keketatan A/B dan rasio SNBT 2026 adalah 4% and 1:25. Jika kita rata-ratakan satu orang pendaftar harus menyisihkan 25 orang lainnya untuk bisa menjadi mahasiswa Universitas Airlangga," ungkap Muhammad Madyan, Rektor Universitas Airlangga.
Peningkatan minat publik pada program vokasi ini didorong oleh kurikulum terapan yang berorientasi langsung pada kesiapan kerja setelah lulus kuliah.
"Saya rasa ini cukup bagus ya bahwa masyarakat sekarang ini sudah memilih [program studi] vokasi atau mempercayai vokasi di Universitas Airlangga. Sehingga mungkin bisa juga disebabkan oleh masyarakat saat ini berpikir, masalah nanti setelah lulus misalnya, apakah mereka tentunya mereka menginginkan juga pekerjaan 'kan," beber Muhammad Madyan, Rektor Universitas Airlangga.
Pada jenjang sarjana, tingkat kompetisi paling tinggi dicatatkan oleh Program Studi Kedokteran yang hanya menyediakan daya tampung terbatas sebanyak 90 kursi pada seleksi tahun ini.
"Keketatannya adalah 3,11%. Artinya kalau misalnya ada 100 mahasiswa yang mendaftar, maka yang diterima adalah sebesar tiga orang," tutur Muhammad Madyan, Rektor Universitas Airlangga.
Sementara pada jenjang diploma, persaingan paling ketat ditemukan pada Program Kedokteran dan Keperawatan D3.
"Keketatannya adalah 1,15%. Itu luar biasa ya. Ada 100 orang yang ingin mendapatkan, yang diterima paling banyak hanya satu orang. Jadi sangat ketat sekali," imbuh Muhammad Madyan, Rektor Universitas Airlangga.
Bagi para peserta yang berhasil lolos, pihak kampus memberikan ucapan selamat sekaligus memberikan informasi mengenai alternatif jalur masuk lain bagi yang belum diterima.
"Saya ucapkan selamat kepada 2.771 mahasiswa baru. Kalian adalah orang-orang terpilih yang menjadi Ksatria Airlangga lewat jalur SNBT. Nah, bagi yang belum beruntung diterima pada jalur SNNT kali ini, masih ada peluang-peluang untuk bisa memasuki Universitas Airlangga sebagai mahasiswa, terdapat jalur mandiri yang masih dibuka," pungkas Muhammad Madyan, Rektor Universitas Airlangga.
Tingginya selektivitas ini juga dikonfirmasi oleh data media detik.com dan jatim.idntimes.com, yang mencatat nilai UTBK tertinggi rumpun Saintek dipimpin Prodi Kedokteran dengan 730,45 dan Soshum oleh Prodi Akuntansi dengan 684,33. Unair juga mengalokasikan kuota untuk kelompok mahasiswa penerima bantuan pendidikan KIP Kuliah.
"Presentase keketatan A/B dan rasio SNBT 2026 adalah 4,00 persen dan 1:25," kata Prof M Madyan, Rektor Unair.
Tingginya minat masyarakat pada program diploma juga terlihat dari ketatnya persaingan di program D3 Keperawatan.
"Keketatan prodi kedokteran mencapai 1,15 persen," ujar Prof M Madyan, Rektor Unair.
Pihak rektorat kembali menegaskan data rasio keketatan keseluruhan serta faktor utama yang memicu tingginya minat masyarakat pada program vokasi Unair.
"Presentase keketatan A/B dan rasio SNBT 2026 adalah 4,00 persen dan 1:25," ungkap Prof M Madyan, Rektor Unair.
Kurikulum terapan yang berorientasi langsung pada kesiapan kerja menjadi alasan utama meningkatnya minat publik pada program vokasi.
"Saya rasa ini cukup bagus ya bahwa masyarakat sekarang ini sudah memilih vokasi atau mempercayai vokasi di Universitas Airlangga. Sehingga mungkin bisa juga disebabkan oleh para masyarakat saat ini juga berpikir masalah nanti dia setelah lulus misalnya mereka tentunya menginginkan juga pekerjaan kan," kata Prof M Madyan, Rektor Unair.
Daya tampung untuk mahasiswa baru di Program Studi Kedokteran Unair dibatasi hanya 90 kursi pada seleksi tahun ini.
"Keketatan prodi kedokteran mencapai 3,11 persen," terang Prof M Madyan, Rektor Unair.
Tingginya minat masyarakat pada program diploma juga terlihat dari ketatnya persaingan di program D3 Keperawatan.
"Keketatan prodi kedokteran mencapai 1,15 persen," kata Prof M Madyan, Rektor Unair.
Di tempat terpisah, Institut Teknologi Sepuluh Nopember mengumumkan kelulusan bagi 2.468 calon mahasiswa baru dari total pendaftar sebanyak 32.254 orang. Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS, Nani Kurniati menyebutkan rata-rata keketatan di kampusnya berada pada angka 7,42 persen dari total puluhan ribu peminatan.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 41.092 peminatan memilih prodi di ITS. Sedangkan ITS tahun ini menyediakan kuota sebanyak 2.468 kursi untuk calon maba di jalur tersebut. Dari total pendaftar tersebut, tingkat keketatan rata-rata di ITS sebesar 7,42 persen," kata Nani Kurniati, Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS.
Setelah dinyatakan lolos seleksi, para peserta diwajibkan untuk mengikuti tahapan pengisian data ulang serta pembayaran UKT.
"Kegiatan awal mahasiswa baru dijadwalkan dimulai pada 6 Juli 2026 dan perkuliahan perdana akan dimulai pada 31 Agustus 2026 mendatang," pungkas Nani Kurniati, Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS.
Sementara itu, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) meloloskan 8.292 peserta dari total pendaftar 67.952 orang, dengan rincian 5.185 reguler dan 3.107 pemegang KIP-K.
"Data tersebut menunjukkan sekitar 37 persen mahasiswa yang lolos SNBT Unesa tahun ini berasal dari kelompok penerima bantuan pendidikan," ujar Sukarmin, Kepala Subdirektorat Admisi Unesa.
Unesa juga memberikan kesempatan inklusif bagi kelompok disabilitas dengan menerima dua mahasiswa tunanetra.
"Kehadiran mahasiswa disabilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif," tambah Sukarmin, Kepala Subdirektorat Admisi Unesa.
Proses daftar ulang daring bagi peserta yang lolos di Unesa dibuka mulai 27 Mei hingga 9 Juni 2026.
"Selamat kepada peserta yang lolos SNBT Unesa. Peserta yang belum lolos SNBT, tetap semangat terus berjuang merebut kampus para juara," ujar Sukarmin, Kepala Subdirektorat Admisi Unesa.
Berikut adalah tabel tingkat keketatan program studi berdasarkan data hasil seleksi tersebut:
| No | Prodi | Keketatan |
|---|---|---|
| 1 | S-1 Keperawatan | 1.49% |
| 2 | S-1 Fisioterapi | 1.54% |
| 3 | S-1 Kedokteran Gigi | 1.82% |
| 4 | S-1 Kedokteran | 2.5% |
| 5 | S-1 Teknik Pertambangan | 2.77% |
| 6 | S-1 Kebidanan | 3.76% |
| 7 | S-1 Pariwisata | 5.11% |
| 8 | S-1 Manajemen | 5.32% |