Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima kunjungan delegasi Parlemen Australia pada Jumat (22/5/2026) untuk memperkuat kolaborasi riset mengenai transportasi umum berbasis bus listrik serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Pertemuan yang berlangsung di kampus UNS ini menjadi wadah pemaparan hasil studi dari Fakultas Teknik serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS yang bermitra dengan sejumlah universitas di Australia.
Delegasi Australia yang hadir meliputi dua anggota parlemen, Timothy Graham Watts dan Richard Mansell Colbeck, didampingi akademisi University of New South Wales Canberra, Dr. Guangyi Pan, serta Direktur Eksekutif Victorian Government, Joel Backwell, dengan pendampingan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Australia dan Pura Mangkunegaran.
Riset mengenai potensi implementasi bus listrik di Solo dan Indonesia dipresentasikan oleh dosen Fakultas Teknik UNS, Ir. Budi Yulianto dan Ir. Renny Rochani, sebagai bagian dari DIBI Project yang didanai oleh Australian Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) lewat platform KONEKSI.
Sementara itu, peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS, Dila Maghrifani, memaparkan hasil studi kolaborasi bersama University of Western Australia mengenai pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan di wilayah Jawa Tengah.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, bersama jajaran dekan, wakil dekan, Kepala Subdirektorat Layanan Internasional, Kepala Subdirektorat Reputasi, serta tim Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi.
Pihak UNS menyatakan bahwa kolaborasi akademik dan praktis ini ditujukan untuk memberikan dampak nyata dalam penyelesaian tantangan ekonomi serta lingkungan di tingkat lokal hingga internasional.
“Kontribusi tersebut diwujudkan baik dalam bidang akademik maupun praktik melalui kerja sama dengan berbagai institusi,” terang Prof. Irwan seperti dilansir dari humas UNS.