Universitas Tarumanagara (Untar) sukses mengukuhkan sebanyak 2.576 wisudawan dalam gelaran Wisuda ke-87 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC). Para lulusan baru tersebut terdiri dari pemegang gelar program sarjana, program profesi, magister, hingga doktor.
Seperti dilansir dari Medcom, momentum kelulusan ini juga menjadi panggung penegasan pentingnya kualitas sumber daya manusia demi masa depan bangsa. Perguruan tinggi dinilai memegang andil besar dalam menjaga mutu generasi penerus tersebut.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. hadir langsung untuk menyampaikan pesan penting. Beliau memberikan orasi ilmiah yang menyoroti tantangan besar bagi para pemuda saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Suyudi menyampaikan pidato yang bertajuk "Peran Strategis Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045". Ia mengingatkan bahwa ancaman penyalahgunaan narkotika berpotensi besar merusak sekaligus melemahkan kualitas penerus bangsa.
"Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai apabila generasi mudanya sehat, tangguh, produktif, menguasai teknologi, serta bebas dari narkoba," ujar Syudui dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Mei 2026.
Menurutnya, kaum muda memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi motor penggerak masyarakat. Langkah nyata dapat diwujudkan melalui edukasi pencegahan narkoba, penyebaran konten positif di ruang digital, serta pemberian solusi atas berbagai dinamika sosial.
Rektor Untar, Amad Sudiro, turut memberikan pandangannya mengenai tantangan dunia modern. Ia menjelaskan bahwa para lulusan dituntut untuk selalu bergerak adaptif dalam merespons cepatnya perkembangan teknologi serta dinamika global.
"Bagi seluruh lulusan, baik dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor, kalian menjadi bukti komitmen Untar dalam pencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional," tegas Amad didampingi Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Ariawan Gunadi, yang juga sebagai penasihat ahli BNN RI.
Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (LLDikti) Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan. Ia berpesan agar pencapaian akademik ini bertransformasi menjadi aksi nyata yang berdampak luas.
Upacara kelulusan ini ditutup dengan sentuhan kebudayaan yang kental melalui tema "Move Beyond dalam Semangat Sakai Sambayan". Nuansa khas Lampung dihadirkan lewat penampilan tari "Muli Sambaian" oleh mahasiswi Fakultas Psikologi yang tergabung dalam Unit Kegiatan Ekstrakurikuler Padmanagara.