Sebanyak 2.955 peserta resmi dinyatakan lolos dalam seleksi jalur UTBK SNBT 2026 di Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta setelah hasil ujian diumumkan pada Senin (25/5/2026). Para peserta yang berhasil lolos tersebut telah melewati persaingan ketat dengan menyisihkan 37.074 pendaftar lain.
Dilansir dari Edukasi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN “Veteran” Yogyakarta Dr. Machya Astuti Dewi, M.Si. menjelaskan bahwa terdapat beberapa program studi yang memiliki tingkat kompetisi paling tinggi pada seleksi kali ini. Program Studi Teknik Kimia Program Diploma Tiga mencatatkan angka keketatan 2,55 persen, sedangkan Program Sarjana Saintek S1 Teknik Pertambangan berada di angka 3,42 persen, dan Program Studi Ilmu Komunikasi Program Sarjana mencapai 7,77 persen.
"Tingkat keketatan tertinggi berada pada Program Studi Teknik Kimia Program Diploma Tiga, yakni sebesar 2,55 persen, Program Sarjana Saintek Program Sarjana Teknik Pertambangan sebesar 3,42 persen, dan rumpun Soshum Program Studi Ilmu Komunikasi Program Sarjana mencapai 7,77 persen." ujar Machya Astuti Dewi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN “Veteran” Yogyakarta.
Setelah memberikan pengumuman mengenai program studi dengan keketatan tertinggi tersebut, pihak universitas juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lulus. Bagi para peserta yang belum berhasil menembus seleksi jalur UTBK SNBT 2026, Machya mengimbau agar mereka tidak patah semangat karena pihak kampus masih menyediakan kesempatan melalui jalur Seleksi Mandiri.
"Bagi para peserta yang belum beruntung di jalur SNBT 2026, jangan berkecil hati. Kesempatan untuk bergabung menjadi bagian dari Kampus Bela Negara masih terbuka lebar melalui jalur Seleksi Mandiri," ujar Machya Astuti Dewi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN "Veteran" Yogyakarta.
Pihak UPN “Veteran” Yogyakarta menyediakan dua skema untuk Seleksi Mandiri tahun ini. Skema pertama merupakan Jalur Bela Negara 1 dengan masa pendaftaran yang dibuka hingga 2 Juni 2026, sementara skema kedua adalah Jalur Bela Negara 2 yang akan dibuka mulai 1 hingga 15 Juli 2026.
Bagi para peserta yang sudah dinyatakan lolos lewat jalur tertulis, pihak rektorat menegaskan adanya kewajiban untuk segera melakukan proses her-registrasi. Calon mahasiswa baru yang mengabaikan tahapan pendaftaran ulang ini sesuai jadwal yang ditentukan secara otomatis akan dianggap mengundurkan diri.
"Apabila peserta dinyatakan lolos, wajib melakukan registrasi sesuai timeline yang sudah ditentukan oleh panitia PMB UPN “Veteran” Yogyakarta. Bagi peserta yang tidak melakukan registrasi dinyatakan mengundurkan diri", ujar Machya Astuti Dewi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN “Veteran” Yogyakarta.
Seluruh informasi resmi mengenai tahapan pendaftaran ulang dan seleksi mandiri ini dapat diakses oleh publik melalui situs web resmi penerimaan mahasiswa baru universitas di pmb.upnyk.ac.id.