Volume lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan pada periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (14/5/2026). Masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk bepergian ke luar kota, terutama menuju destinasi wisata.
Data Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) menunjukkan pergerakan kendaraan didominasi oleh arus menuju arah Puncak, Bogor, serta wilayah Rancaekek dan Garut. Sebaliknya, arus kendaraan yang menuju Bandara Soekarno-Hatta dan Merak terpantau lebih sepi dibandingkan hari biasanya, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
Lonjakan tertinggi terdeteksi di Gerbang Tol (GT) Ciawi 1 dengan total 43.228 kendaraan yang melintas menuju Puncak. Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 28,38 persen dari volume lalu lintas normal yang biasanya hanya mencapai 33.672 kendaraan.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati menjelaskan bahwa konsentrasi kendaraan pada periode ini memang tertuju pada lokasi wisata dan daerah mudik singkat.
“Peningkatan volume lalu lintas terpantau menuju kawasan wisata Puncak Bogor dan wilayah Rancaekek serta Garut. Kami terus memastikan pelayanan operasional berjalan optimal melalui kesiapsiagaan petugas,” ujar Widiyatmiko Nursejati, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division.
Peningkatan arus juga terjadi di GT Cileunyi yang mengarah ke Rancaekek dan Garut dengan jumlah 34.461 kendaraan atau naik 4,36 persen. Namun, volume kendaraan yang masuk ke Kota Bandung melalui GT Pasteur justru mengalami penurunan tipis sebesar 1,52 persen menjadi 33.902 kendaraan.
Penurunan arus lalu lintas yang kontras terlihat pada jalur menuju transportasi udara dan penyeberangan laut. Kendaraan menuju Bandara melalui GT Cengkareng turun 22,25 persen menjadi 61.934 kendaraan, sementara arah Merak via GT Cikupa menyusut 19,16 persen ke angka 39.826 kendaraan.
Guna melayani pengguna jalan, Jasa Marga menyiagakan sejumlah Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 72, KM 88, dan KM 147 untuk arah Bandung atau Rancaekek. Pengendara yang menuju arah Puncak dapat menggunakan fasilitas istirahat di KM 10, KM 35, dan KM 45.
Masyarakat diimbau untuk menjaga kondisi fisik dan memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. Pengguna jalan juga diminta memastikan kecukupan BBM serta saldo e-toll dengan menggunakan kartu yang sama saat masuk dan keluar di ruas tol sistem tertutup.