Delapan orang dilaporkan terinfeksi wabah hantavirus di atas kapal pesiar MV Hondius yang mengakibatkan tiga pasien meninggal dunia. Laporan mengenai insiden medis tersebut telah diteruskan kepada organisasi kesehatan dunia (WHO) dan memicu reaksi luas di media sosial.
Kejadian ini menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen Amerika Serikat setelah sebuah potongan klip dari film X-Files tahun 1998 menjadi viral. Dilansir dari Detik iNET, film berjudul The X-Files: Fight the Future tersebut menampilkan alur cerita yang melibatkan investigasi wabah hantavirus oleh agen FBI.
Dalam narasi film tersebut, seorang informan memberikan pernyataan kepada karakter Fox Mulder mengenai asal-usul virus. Pernyataan tersebut kini banyak dikutip kembali oleh pengguna media sosial yang mengaitkannya dengan situasi saat ini.
"Wabah untuk mengakhiri semua wabah, senjata sunyi untuk perang yang senyap," kata si informan.
Unggahan mengenai kemiripan alur film dengan realita tersebut telah mendapatkan 125 ribu tanda suka dan ribuan komentar. Beberapa pengguna media sosial mengungkapkan pendapat mereka mengenai fenomena ini melalui kolom komentar di Instagram.
"Sudah dibilang kita hidup di dunia X Files," kata @liquidfox491.
Pengguna lain juga membandingkan situasi saat ini dengan karya fiksi ilmiah populer lainnya di masa lalu. Hal ini memicu diskusi mengenai batasan antara prediksi fiksi dan kenyataan medis.
"Saya masih ingat ketika film ini dan The Matrix itu cuma cerita fiksi," kata @LUXE_eth.
Selain itu, terdapat komentar yang mempertanyakan keterlibatan lembaga intelijen dalam penulisan naskah film tersebut. Kecurigaan netizen ini merujuk pada akurasi prediksi wabah yang digambarkan puluhan tahun silam.
"Ini yang menulis naskahnya CIA? Agak mencurigakan," kata @PeoriaLabs.
Netizen lainnya menyatakan telah menonton kembali film tersebut guna mencari kaitan lebih lanjut. Banyak yang percaya bahwa karya fiksi sering kali menyimpan pesan tersembunyi mengenai masa depan.
"Tadi malam saya jadi menonton ulang serial X Files lagi. Saya dulu nonton juga film bioskop X Files. Kebenaran sering ditampilkan di dalam cerita fiksi," kata @TheGingerRoot96.
Diskusi digital tersebut turut menyeret nama pencipta serial X-Files, Chris Carter. Sebagian pengikut serial ini menilai Carter memiliki pengetahuan mendalam mengenai kemungkinan krisis global di masa mendatang.
"The X-Files penuh kebenaran jadi bukan lagi Truth Is Out There. Chris Carter tahu soal masa depan," kata @Kimberleigh444.
Secara medis, hantavirus ditularkan melalui kontak langsung dengan kotoran, air liur, atau urine tikus yang terinfeksi. Mengutip laporan ABC News pada Minggu (10/5/2026), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menetapkan status Tanggap Darurat Level 3 untuk wabah ini.
Dokter Ashish Jha menyampaikan kepada ABC News bahwa virus ini memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi di kalangan pasien yang terinfeksi. Gejala penyakit ini juga tidak muncul secara instan setelah paparan terjadi.
"Ini adalah virus dengan tingkat kematian 30-40%. Butuh waktu sampai gejalanya muncul," kata dokter Ashish Jha, praktisi medis.
Operasional kapal pesiar MV Hondius dikelola oleh Oceanwide Expeditions dengan jadwal perjalanan yang telah dimulai sejak 1 April 2026 dari Ushuaia, Argentina. Kapal ini membawa penumpang yang kini sedang dalam pemantauan ketat oleh otoritas kesehatan lintas negara.
Hingga saat ini, pejabat kesehatan sedang menelusuri potensi kasus di 12 negara berbeda. Sebanyak 30 orang suspect dilaporkan telah turun dari kapal di Pulau St Helena pada 24 April sebelum prosedur pelacakan kontak sepenuhnya dilaksanakan.
Kapal MV Hondius dijadwalkan akan merapat di Kepulauan Canary, Spanyol, pada hari Minggu ini. Namun, rencana pendaratan tersebut mendapatkan penolakan dan aksi protes dari penduduk lokal yang mengkhawatirkan risiko penularan virus.