Seorang pasien di Rumah Sakit Universitas Augsburg meninggal dunia pada Kamis, 7 Mei 2026, akibat peradangan otak yang dipicu oleh infeksi virus Borna (BoDV-1). Kematian ini dikonfirmasi oleh pemerintah kota Augsburg setelah kasus infeksi tersebut terdeteksi sejak April lalu di wilayah perkotaan tersebut.
Insiden kesehatan ini bertepatan dengan aksi demonstrasi di pusat kota Augsburg pada Sabtu, 9 Mei 2026, yang melibatkan sekitar 120 warga Rusia dan 150 warga Ukraina. Kelompok pro-Rusia melakukan aksi geda-geden untuk memperingati pembebasan dari Nasionalisme Sosialis, sementara kelompok Ukraina memprotes pemujaan budaya perang Soviet.
Pemerintah Kota Augsburg menyatakan bahwa pasien tersebut meninggal akibat ensefalitis atau peradangan jaringan otak yang parah. Virus BoDV-1 ini diketahui menular melalui tikus ladang (feldspitzmaus) dan memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi pada manusia meskipun frekuensi kasusnya tergolong langka.
Direktur Klinik Neurologi di Rumah Sakit Universitas Augsburg memberikan penjelasan mengenai dampak medis dari serangan virus tersebut terhadap sistem saraf manusia.
"Heja FCA" teriak warga Ukraina.
"Gedenken an unsere Großeltern, die als Helden im Kampf gegen Faschismus gestorben sind, um Europa zu befreien" ujar penyelenggara demonstrasi Rusia.
"Gegen den sowjetischen Kriegskult in Augsburg" tutur kelompok demonstran lawan.
"Es alles friedlich geblieben" kata pemimpin operasi kepolisian.
Berdasarkan data dari Robert Koch Institute (RKI), virus Borna menyebar melalui air liur, kotoran, atau urine tikus ladang. Selain kasus di Augsburg, kematian serupa juga dilaporkan terjadi satu minggu sebelumnya di wilayah Unterallgäu, tepatnya di Bad Wörishofen, yang menimpa seorang pasien setempat.
Pihak berwenang mengimbau warga untuk tidak menyentuh tikus ladang yang mati dengan tangan kosong dan menyarankan penggunaan masker FFP2 saat membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi. Hingga saat ini, belum ditemukan terapi medis spesifik atau obat yang dapat menyembuhkan infeksi virus mematikan tersebut.