PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menargetkan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap pada 20 Juni 2026 guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Hingga Rabu (13/5/2026), perkembangan konstruksi proyek fasilitas pembelajaran tersebut dilaporkan telah menyentuh angka hampir 32 persen.
Percepatan pengerjaan fisik dilakukan dengan menerapkan sistem kerja 24 jam yang terbagi dalam dua sif kerja. Langkah ini didukung oleh pengerahan 1.170 tenaga kerja serta pemenuhan pasokan material utama yang saat ini tercatat sudah mencapai hampir 100 persen di lokasi proyek.
Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, emiten konstruksi pelat merah ini juga mengoptimalkan koordinasi intensif di lapangan bersama anak usahanya, WIKA Gedung, serta mitra kerja terkait. Upaya tersebut diambil untuk mengatasi berbagai kendala, mulai dari aspek sosial hingga proses pengadaan material bangunan.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menegaskan bahwa seluruh tahapan percepatan dilakukan secara terukur demi menjaga kualitas hasil akhir bangunan. Penegasan ini disampaikan untuk memastikan proyek selesai tepat waktu sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan perusahaan.
"WIKA terus melakukan percepatan untuk memastikan Sekolah Rakyat Cilacap dapat diselesaikan sesuai target pada 20 Juni, dengan kualitas terbaik dan hasil yang optimal. Saat ini pekerjaan dilakukan 24 jam dengan dua shift, didukung 1.170 tenaga kerja serta ketersediaan material yang hampir seluruhnya telah didatangkan. Harapannya, Sekolah Rakyat ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Cilacap dan sekitarnya sebagai fasilitas pembelajaran yang baik, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, sejalan dengan arahan presiden untuk menghadirkan akses pendidikan yang mampu menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujar Ngatemin, Corporate Secretary WIKA.
Manajemen menyatakan optimisme bahwa penyelesaian sekolah ini akan memberikan dampak langsung terhadap pemerataan kualitas sumber daya manusia di wilayah Jawa Tengah. Saat ini, fokus utama perusahaan adalah menjaga ritme kerja agar target operasional pada pertengahan tahun depan dapat terpenuhi tanpa kendala teknis yang berarti.